AS Menahan 5.071 Warga Ukraina di Perbatasan, Ini Alasannya

Rabu, 20 April 2022 - 08:47 WIB
loading...
AS Menahan 5.071 Warga...
Petugas Patroli Perbatasan menangkap sejumlah imigran di Penitas, Texas, AS. Foto/Adrees Latif/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Sekitar 5.071 warga Ukraina ditahan di perbatasan Amerika Serikat (AS) pada Maret. Data itu dirilis Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS pada Senin (19/4/2022).

Lonjakan itu terjadi di tengah konflik militer yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, dengan upaya masuk ilegal yang gagal tumbuh lima kali lipat dibandingkan dengan angka Februari, ketika lebih dari 1.100 orang Ukraina ditahan di perbatasan AS.

Sebagian besar dari mereka ditangkap penjaga perbatasan AS di perbatasan barat daya.

Baca juga: Donbass Memanas, Ukraina Terima Dukungan Pesawat dari Sekutu AS

Selama beberapa tahun terakhir, aliran warga Ukraina yang ditahan ketika mencoba menyeberang ke AS setiap bulan tetap cukup konstan, di bawah rata-rata 1.000 orang, menurut data resmi.

Baca juga: Rusia Hancurkan Pabrik Rudal Balistik Tochka-U Ukraina

Warga Ukraina yang baru datang itu seiring lonjakan keseluruhan dalam penahanan di perbatasan laut dan udara AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
DPR: Kasus Chromebook...
DPR: Kasus Chromebook Adalah The New White Collar Crime Terbaik Tanpa Kriminalisasi
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved