AS Berjanji Tak Akan Uji Coba Rudal Anti Satelit
Rabu, 20 April 2022 - 04:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kami adalah negara pertama yang membuat komitmen seperti itu dan hari ini, atas nama Amerika Serikat, saya meminta semua negara untuk bergabung dengan kami, apakah suatu negara melakukan perjalanan antariksa atau tidak," serunya di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California, setelah bertemu dengan pejabat Angkatan dan Komando Luar Angkasa AS seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (20/4/2022).
Harris juga bersumpah bahwa AS akan bekerja sama dengan negara lain untuk menetapkan ini sebagai norma internasional baru untuk perilaku yang bertanggung jawab di ruang angkasa, mungkin referensi ke Kelompok Kerja Terbuka PBB yang akan datang untuk mengurangi ancaman ruang angkasa, yang dijadwalkan pada 9 Mei di Jenewa.
Baca juga: Rusia Tunjukkan Senjata yang Bisa Tembakkan 10 Nuklir Sekaligus ke AS
Senjata anti-satelit (ASAT) biasanya rudal yang diluncurkan baik dari Bumi atau pesawat terbang di ketinggian tertentu untuk meledakkan satelit. Tes terbaru senjata semacam itu dilakukan oleh Rusia pada November 2021, ketika satelit Soviet Cosmos 1408 yang sudah tidak berfungsi dihancurkan oleh rudal yang diluncurkan dari darat.
Harris merujuk pada insiden itu dan rudal anti-satelit China dari tahun 2007. Namun, setahun kemudian, AS menggunakan rudal yang diluncurkan dari kapal untuk menghancurkan salah satu satelit mata-matanya sendiri di atas Samudra Pasifik.
Harris juga bersumpah bahwa AS akan bekerja sama dengan negara lain untuk menetapkan ini sebagai norma internasional baru untuk perilaku yang bertanggung jawab di ruang angkasa, mungkin referensi ke Kelompok Kerja Terbuka PBB yang akan datang untuk mengurangi ancaman ruang angkasa, yang dijadwalkan pada 9 Mei di Jenewa.
Baca juga: Rusia Tunjukkan Senjata yang Bisa Tembakkan 10 Nuklir Sekaligus ke AS
Senjata anti-satelit (ASAT) biasanya rudal yang diluncurkan baik dari Bumi atau pesawat terbang di ketinggian tertentu untuk meledakkan satelit. Tes terbaru senjata semacam itu dilakukan oleh Rusia pada November 2021, ketika satelit Soviet Cosmos 1408 yang sudah tidak berfungsi dihancurkan oleh rudal yang diluncurkan dari darat.
Harris merujuk pada insiden itu dan rudal anti-satelit China dari tahun 2007. Namun, setahun kemudian, AS menggunakan rudal yang diluncurkan dari kapal untuk menghancurkan salah satu satelit mata-matanya sendiri di atas Samudra Pasifik.
Lihat Juga :