China Bebaskan Aktivis Taiwan Setelah 5 Tahun Mengurungnya di Penjara
Sabtu, 16 April 2022 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Respons Provokasi AS, China Gelar Latihan Militer di Dekat Taiwan
Li diadili bersama warga negara China Peng Yuhua, 37, yang mengaku membuat grup pesan instan dan mendirikan organisasi yang berusaha mempromosikan perubahan politik di China.
Dewan Urusan Daratan Taiwan mengatakan senang Li ada di rumah. "Pemerintah percaya bahwa tidak ada kejahatan dalam menyebarkan cita-cita demokrasi," sebut pernyataan Dewan Urusan Darat Taiwan.
Selama ini Beijing menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari China dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawanya di bawah kendalinya. Sementara Taiwan yang demokratis tidak menunjukkan minat untuk diperintah oleh penguasa Partai Komunis di Beijing.
Kondisi kian genting dengan sikap Amerika Serikat (AS) yang mendukung Taiwan, meski sesungguhnya AS dan Taiwan tak memiliki hubungan diplomatik. AS menjadi pendukung utama sekaligus pemasok utama senjata ke Taiwan.
Li diadili bersama warga negara China Peng Yuhua, 37, yang mengaku membuat grup pesan instan dan mendirikan organisasi yang berusaha mempromosikan perubahan politik di China.
Dewan Urusan Daratan Taiwan mengatakan senang Li ada di rumah. "Pemerintah percaya bahwa tidak ada kejahatan dalam menyebarkan cita-cita demokrasi," sebut pernyataan Dewan Urusan Darat Taiwan.
Selama ini Beijing menyatakan bahwa Taiwan adalah bagian dari China dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawanya di bawah kendalinya. Sementara Taiwan yang demokratis tidak menunjukkan minat untuk diperintah oleh penguasa Partai Komunis di Beijing.
Kondisi kian genting dengan sikap Amerika Serikat (AS) yang mendukung Taiwan, meski sesungguhnya AS dan Taiwan tak memiliki hubungan diplomatik. AS menjadi pendukung utama sekaligus pemasok utama senjata ke Taiwan.
(esn)
Lihat Juga :