Respons Provokasi AS, China Gelar Latihan Militer di Dekat Taiwan

Jum'at, 15 April 2022 - 13:49 WIB
loading...
Respons Provokasi AS,...
Seorang wanita mengendarai sepeda melintasi bendera Taiwan dan China saat pawai di Taipei, Taiwan, 14 Mei 2016. Foto/REUTERS/Tyrone Siu
A A A
WASHINGTON - China akan mengadakan latihan militer di dekat Taiwan sebagai tanggapan atas apa yang dianggapnya sebagai provokasi Amerika Serikat (AS). Langkah itu diumumkan Kementerian Pertahanan China pada Jumat (15/4/2022).

Pada April, Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan penjualan USD95 juta dari kontraktor dukungan teknis dan peralatan untuk sistem pertahanan udara Patriot ke Taiwan.

China telah berulang kali mengutuk bantuan AS kepada pemerintah di Taipei sebagai campur tangan dalam urusan dalam negeri Beijing.

Baca juga: AS Komentari Kemungkinan China Menyerang Taiwan

“Pada tanggal 15 April, Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China mengirim kapal perang, pembom, jet tempur, dan pasukan lainnya untuk mengatur patroli tempur multiguna dan melakukan latihan laut dan udara di Laut China Timur dan di sekitar pulau Taiwan,” ungkap pernyataan Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China.

Baca juga: Bos CIA Ungkap Ada 2 Ancaman Terbesar yang Sedang Dihadapi AS

Kantor berita Taiwan CNA melaporkan delegasi enam anggota kongres AS, yang dipimpin Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat Bob Menendez, tiba di pulau itu pada Kamis dalam kunjungan mendadak untuk berbicara dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Menteri Pertahanan Nasional Chiu Kuo-cheng.

Baca juga: BREAKING NEWS: Bentrok Pecah saat Pasukan Israel Menyerang Halaman Masjid Al-Aqsa

Sebagai tanggapan, Beijing mengatakan dengan tegas menentang setiap kontak resmi antara AS dan Taiwan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan AS "harus mematuhi prinsip satu-China dan ketentuan dari tiga komunike bersama China-AS".

Zhao mendesak AS menghentikan segala bentuk "pertukaran resmi dengan Taiwan dan menghindari melangkah lebih jauh ke jalur berbahaya ini."

Sebelum itu, Pentagon mengatakan telah mendapat persetujuan Departemen Luar Negeri AS tentang kemungkinan kesepakatan senilai USD95 juta dengan Taiwan yang akan mencakup pelatihan, penempatan, penyebaran, operasi, dan pemeliharaan sistem Patriot serta peralatan terkait.

Taiwan telah memiliki pemerintahan yang independen dari China daratan sejak 1949.

Beijing memandang pulau itu sebagai provinsinya, sementara Taiwan menyatakan sebagai negara otonom.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved