Jepang Sangkal Dipepet AS Cs, Diajak Gabung AUKUS
Rabu, 13 April 2022 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Tokyo berencana untuk hati-hati memeriksa tawaran tersebut. Beberapa pejabat tetap skeptis tentang AUKUS, dengan mengatakan bahwa negara itu seharusnya fokus pada perjanjian kerja sama militer bilateral yang sudah dimiliki dengan Australia, Inggris dan AS.
"Mereka juga menunjukkan bahwa Jepang tidak akan dapat berpartisipasi di semua area yang dicakup oleh AUKUS," Sankei Shimbun melaporkan.
Misalnya, kapal selam bertenaga nuklir akan terlarang bagi Tokyo karena undang-undang negara tersebut menetapkan bahwa energi nuklir hanya dapat digunakan untuk tujuan damai.
AUKUS sendiri singkatan yang terdiri dari huruf pertama nama tiga negara yang membentuknya. Jika Jepang memutuskan untuk bergabung, itu bisa diganti namanya menjadi 'JAUKUS,' menurut surat kabar itu.
China telah marah dengan pembentukan AUKUS, melabelinya sebagai "NATO versi Asia-Pasifik," yang ditakdirkan untuk gagal. Pakta itu hanya akan menyebabkan perlombaan senjata di kawasan itu, Beijing bersikeras, menambahkan bahwa memberikan teknologi kapal selam nuklir ke Australia bertentangan dengan konvensi internasional tentang proliferasi nuklir.
Baca juga: Kompak, Putin-Jinping Sebut AUKUS Rongrong Keseimbangan Nuklir
"Mereka juga menunjukkan bahwa Jepang tidak akan dapat berpartisipasi di semua area yang dicakup oleh AUKUS," Sankei Shimbun melaporkan.
Misalnya, kapal selam bertenaga nuklir akan terlarang bagi Tokyo karena undang-undang negara tersebut menetapkan bahwa energi nuklir hanya dapat digunakan untuk tujuan damai.
AUKUS sendiri singkatan yang terdiri dari huruf pertama nama tiga negara yang membentuknya. Jika Jepang memutuskan untuk bergabung, itu bisa diganti namanya menjadi 'JAUKUS,' menurut surat kabar itu.
China telah marah dengan pembentukan AUKUS, melabelinya sebagai "NATO versi Asia-Pasifik," yang ditakdirkan untuk gagal. Pakta itu hanya akan menyebabkan perlombaan senjata di kawasan itu, Beijing bersikeras, menambahkan bahwa memberikan teknologi kapal selam nuklir ke Australia bertentangan dengan konvensi internasional tentang proliferasi nuklir.
Baca juga: Kompak, Putin-Jinping Sebut AUKUS Rongrong Keseimbangan Nuklir
(ian)
Lihat Juga :