Terowongan Sakura di Fukushima Dibuka Lagi Setelah 12 Tahun Tutup

Rabu, 13 April 2022 - 08:05 WIB
loading...
Terowongan Sakura di...
Pengunjung menikmati bunga Sakura yang mekar di Tomioka, Prefektur Fukushima Jepang. Foto/asahi
A A A
TOKYO - Satu jalan di Tomioka, Fukushima, menawarkan pemandangan bunga Sakura yang menakjubkan. Meski pohon-pohon itu umum di Asia dan Eropa utara, Jepang sangat terpesona oleh bunga Sakura mereka.

Setiap musim semi, bunga Sakura mekar dengan kelopak merah muda lembut dan aroma manis menyegarkan penduduk selama bulan Maret dan April.

Awal April adalah waktu terbaik untuk melihat “Terowongan Sakura” di Tomioka, Prefektur Fukushima Jepang.

Baca juga: Putin Ungkap Rincian Rencana Militer Rusia di Ukraina

Dan untuk pertama kalinya dalam 12 tahun, keseluruhan jalan berjejer Sakura di Tomioka ini akan dibuka untuk umum.

Baca juga: Inilah Senjata Canggih dari Asia yang Diincar Ukraina, Korsel dengan Sopan Menolak

Bagian jalan di kota Tomioka telah ditutup untuk umum setelah daerah tersebut dihancurkan oleh insiden nuklir Fukushima Daiichi pada 2011.

Baca juga: Vladimir Putin Peringatkan Barat: Rusia Tidak Dapat Diisolasi!

Pembatasan diberlakukan untuk "rekonstruksi dan pemulihan tertentu" dari jalan di distrik Yonomori, terkenal dengan deretan pohon sakura yang mencolok.

Pada Senin, penduduk Tomioka kembali ke rumah mereka yang dievakuasi pada 2011 setelah kecelakaan nuklir di dekatnya.

Sekitar 47.000 penduduk terpaksa pergi untuk menghindari risiko paparan radiasi. Kini, Pemkot Tomioka sudah mulai mengizinkan beberapa mantan warga di kawasan itu untuk kembali ke rumah masing-masing, dengan dipantau petugas.

Pemerintah Tomioka sedang mempertimbangkan musim semi berikutnya untuk dibuka kembali sepenuhnya setelah bertahun-tahun melakukan pekerjaan dekontaminasi dan rekonstruksi infrastruktur setelah bencana nuklir. Tapi untuk saat ini, mereka ragu-ragu bekerja menuju tujuan itu.

Keluarga, pasangan, dan teman-teman Tomioka dapat menikmati hanami tahun ini selama festival lokal yang merayakan Terowongan Sakura pada tanggal 9 dan 10 April.

Akhir Maret dan awal April adalah saat bunga sakura mencapai puncak mekarnya, sehingga penduduk dapat menikmati cabang-cabang pohon yang melengkung di jalan, menciptakan suasana yang dipenuhi rona merah muda lembut dan aroma bunga yang manis.

Seorang pria berusia 63 tahun yang bekerja sebagai satpam mengatakan dia harus melihat bunga sakura di jalan itu dari balik penghalang keamanan tahun lalu.

Tahun ini, dia mengatakan sudah tidak sabar untuk membenamkan dirinya di pepohonan penuh bunga mekar.

“Senang bisa mandi di kelopak bunga sakura yang jatuh tahun ini,” ujar dia.

Dia menambahkan, "Saya menantikan 'karpet sakura', (ketika) seluruh jalan dicat merah muda dengan kelopak yang jatuh."

Sekitar 17 kota di Jepang, termasuk Tokyo, terus memberlakukan pembatasan COVID-19 pada pengunjung yang ingin merayakan musim hanami mereka.

Dan meskipun langkah-langkah darurat telah dicabut, antara 20.000 dan 40.000 kasus COVID-19 baru dilaporkan di negara itu setiap hari.

Pejabat masih mengimbau warga memakai masker, dan menghindari minum serta makan dalam kelompok besar.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved