NATO Gelar Latihan Perang di Perbatasan Rusia, Diikuti Ribuan Tentara

Selasa, 12 April 2022 - 12:09 WIB
loading...
NATO Gelar Latihan Perang...
Pasukan NATO menggelar latihan perang di Estonia. Foto/Estonia’s Defense Ministry
A A A
TALLINN - Pasukan Inggris, Prancis, dan Denmark yang baru saja tiba untuk bertugas di NATO Battlegroup Estonia memulai latihan bersama dengan pasukan Estonia akhir pekan ini.

Latihan perang Bold Dragon yang sedang berlangsung, melibatkan tentara asing dan anggota Brigade Infanteri 1 Estonia. Latihan diadakan di area pelatihan pusat militer negara itu.

Tujuan mereka adalah untuk kesempatan pertama bagi prajurit Eropa Barat yang baru tiba untuk berkenalan dengan medan Estonia dan meningkatkan kerja sama dengan rekan-rekan lokal mereka.

Baca juga: Rusia Kritik Uni Eropa Sekarang Jadi Organisasi Militer NATO

“Pada Sabtu dan Minggu, para peserta latihan berlatih manuver penyerangan dan pertahanan,” ungkap pernyataan Brigade Infanteri ke-1.

Baca juga: Inilah Senjata Canggih dari Asia yang Diincar Ukraina, Korsel dengan Sopan Menolak

“Sekitar 2.000 tentara Estonia ambil bagian dalam latihan perang, yang akan mencapai puncaknya dalam latihan taktis tingkat batalion pada Rabu dan Kamis,” papar pernyataan itu.

Baca juga: Kapal Tempur Rusia Tercanggih, Simbol Puncak Kekuatan Laut

Latihan Bold Dragon juga menampilkan penerbangan, termasuk F-16 Belgia, jet Eurofighter Inggris dan helikopter Wildcat serta pesawat Estonia.

“Dalam beberapa hari mendatang, setiap subunit dari battlegroup, dari Inggris, Denmark serta Prancis akan menunjukkan kemampuan mereka, dengan tujuan berintegrasi ke dalam Batalyon Infanteri 1 sebagai unit militer yang efisien,” ungkap Letnan Kolonel Ru Streatfeild, komandan NATO Battlegroup Estonia.

Latihan tersebut berlangsung di tengah serangan militer Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina.

Estonia, yang bergabung dengan NATO pada 2004 bersama dengan tetangga Baltik, Latvia dan Lituania, berbagi perbatasan sepanjang 300 km dengan Rusia.

Sejak awal konflik, NATO secara signifikan meningkatkan kontingennya di Eropa Timur, dengan jumlah pasukan blok di wilayah tersebut membentang dari Baltik ke Laut Hitam sekarang mencapai sekitar 40.000 pasukan.

Rusia menyerang tetangganya pada akhir Februari, menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 2014, dan pengakuan akhirnya Rusia atas republik Donbass di Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis telah dirancang untuk mengatur status wilayah-wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.

Rusia kini menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved