Stoltenberg: NATO Akan Menargetkan China
Rabu, 06 April 2022 - 05:36 WIB
loading...
A
A
A
“Kami melihat bahwa China tidak mau mengutuk agresi Rusia dan telah bergabung dengan Moskow dalam mempertanyakan hak negara-negara untuk memilih jalan mereka sendiri,” kata Stoltenberg, mendesak bahwa demokrasi harus membela nilai-nilai mereka melawan “kekuatan otoriter,” seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (6/4/2022).
Baca juga: China: NATO Seharusnya Dibubarkan pada 1991 setelah Soviet Bubar
Menurut Freedom House yang didanai pemerintah AS, lima dari tiga puluh anggota NATO tidak dianggap sebagai negara demokrasi penuh. Kelimanya adalah Turki, Hongaria, Albania, Makedonia Utara & Montenegro.
Dia menyatakan harapan bahwa blok tersebut akan dapat memperdalam kerja samanya dengan mitra Asia-Pasifik di berbagai bidang seperti “kontrol senjata, siber, hibrida, dan teknologi.”
Sejak dimulainya serangan militer Rusia terhadap Ukraina, Beijing telah menahan diri untuk mengambil sikap khusus mengenai masalah ini, menyerukan resolusi damai untuk konflik tersebut tetapi menolak untuk mengutuk tindakan Moskow atau bergabung dengan sanksi ekonomi besar-besaran yang dikenakan pada Rusia oleh negara-negara seperti AS, Kanada, Inggris, Uni Eropa, Jepang, Australia, dan negara-negara lain.
Baca juga: Beijing: Klaim NATO Soal China Dukung Rusia adalah Disinformasi
Baca juga: China: NATO Seharusnya Dibubarkan pada 1991 setelah Soviet Bubar
Menurut Freedom House yang didanai pemerintah AS, lima dari tiga puluh anggota NATO tidak dianggap sebagai negara demokrasi penuh. Kelimanya adalah Turki, Hongaria, Albania, Makedonia Utara & Montenegro.
Dia menyatakan harapan bahwa blok tersebut akan dapat memperdalam kerja samanya dengan mitra Asia-Pasifik di berbagai bidang seperti “kontrol senjata, siber, hibrida, dan teknologi.”
Sejak dimulainya serangan militer Rusia terhadap Ukraina, Beijing telah menahan diri untuk mengambil sikap khusus mengenai masalah ini, menyerukan resolusi damai untuk konflik tersebut tetapi menolak untuk mengutuk tindakan Moskow atau bergabung dengan sanksi ekonomi besar-besaran yang dikenakan pada Rusia oleh negara-negara seperti AS, Kanada, Inggris, Uni Eropa, Jepang, Australia, dan negara-negara lain.
Baca juga: Beijing: Klaim NATO Soal China Dukung Rusia adalah Disinformasi
Lihat Juga :