Kremlin: Menyerang Belarusia Sama dengan Menyerang Rusia

Minggu, 03 April 2022 - 08:54 WIB
loading...
A A A
“Agar negosiasi antara dua pihak dapat terjadi, terutama antara pihak-pihak yang memiliki (hubungan) yang kompleks seperti yang dilakukan Rusia dan Ukraina hari ini, perlu ada persetujuan bersama dari semua pihak. Dan, pada kenyataannya, dua putaran pertama pembicaraan yang berlangsung di Belarusia datang dengan kesulitan besar," ujar Peskov.

Lebih jauh Peskov mengungkapkan pihak Ukraina sebenarnya tidak ingin pergi ke sana sampai saat-saat terakhir, mengingat bahwa ketika delegasi Rusia tiba untuk putaran pertama negosiasi, mereka harus menunggu pihak Ukraina selama hampir satu hari dan tidak tahu apakah mereka akan datang atau tidak.

"Kami akan dengan senang hati melanjutkan negosiasi di Belarusia, tetapi Ukraina tidak menginginkan ini. Untuk beberapa alasan, itu tidak nyaman bagi mereka. Tetapi Anda harus mengakui bahwa hal utama adalah menemukan tempat yang memungkinkan untuk bertemu dengan Negosiator Ukraina, dan pembicaraan itu berlanjut, apakah itu di Istanbul atau di tempat lain," tutur Peskov.

Baca juga: Putaran Baru Perundingan Damai Rusia-Ukraina Dimulai

Pejabat Rusia dan Ukraina mengadakan tiga putaran pertama pembicaraan damai di Belarus sebelum beralih ke format virtual, dan kemudian ke negosiasi tatap muka di Turki.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, yang telah memfasilitasi pembicaraan antara Moskow dan Kiev sejak 2014, menyatakan kesiapannya untuk terus menyediakan negaranya sebagai platform negosiasi.

Peskov mengatakan negosiasi damai dengan Kiev sulit. Juru bicara Kremlin mencatat Ukraina kontemporer adalah negara yang sangat sulit bagi Moskow, menambahkan bahwa dalam keadaannya saat ini, status Kiev paling tepat digambarkan sebagai "bermusuhan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved