Putaran Baru Perundingan Damai Rusia-Ukraina Dimulai
Selasa, 29 Maret 2022 - 16:32 WIB
loading...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan sambutan dalam perundingan damai Rusia-Ukraina di Istanbul. Foto/Daily Sabah
A
A
A
ISTANBUL - Putaran baru pembicaraan untuk mengakhiri konflik Ukraina dimulai di Istanbul, Turki pada Selasa (29/3/2022) pagi waktu setempat. Moskow dan Kiev sebelumnya telah mengadakan tiga putaran pembicaraan langsung dan kontak lebih lanjut melalui tautan video, tetapi negosiasi tersebut gagal menghasilkan hasil yang nyata.
“Kami berharap pertemuan itu akan bermanfaat bagi kedua negara dan kawasan, karena Turki sangat mengkhawatirkan konflik tersebut,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan , menyambut para negosiator seperti dilansir dari Russia Today.
Dia juga menyatakan harapan bahwa KTT akan membuka jalan bagi pembicaraan langsung antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky .
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Senin kemarin mengatakan bahwa Kiev mengharapkan "pertanyaan kemanusiaan" akan diselesaikan selama pembicaraan, menambahkan bahwa program maksimum adalah mencapai kesepakatan tentang gencatan senjata.
Turki juga menjadi tuan rumah pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Kuleba di Antalya pada 10 Maret lalu.
“Kami berharap pertemuan itu akan bermanfaat bagi kedua negara dan kawasan, karena Turki sangat mengkhawatirkan konflik tersebut,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan , menyambut para negosiator seperti dilansir dari Russia Today.
Dia juga menyatakan harapan bahwa KTT akan membuka jalan bagi pembicaraan langsung antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky .
Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Senin kemarin mengatakan bahwa Kiev mengharapkan "pertanyaan kemanusiaan" akan diselesaikan selama pembicaraan, menambahkan bahwa program maksimum adalah mencapai kesepakatan tentang gencatan senjata.
Turki juga menjadi tuan rumah pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Kuleba di Antalya pada 10 Maret lalu.
Lihat Juga :