Ketika Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia Dukung Invasi Putin ke Ukraina sebagai Perang Suci

Rabu, 30 Maret 2022 - 03:52 WIB
loading...
A A A
“Hari ini, perpecahan nyata tampaknya terjadi antara Gereja Ortodoks Rusia dan cabang [yang tersisa] di Ukraina, Gereja Ortodoks Ukraina,” kata Bremer.

“Setelah perang, Gereja Ortodoks Rusia mungkin akan kehilangan sebagian besar umatnya di Ukraina, karena mereka merasa dikhianati oleh Patriarch,” imbuh dia.

Saat perang berlanjut, semakin banyak tokoh Gereja Ortodoks Rusia menjadi frustrasi dengan Patriarch Kirill, menandakan perpecahan yang semakin dalam.

Hampir 300 imam dan diakon, termasuk veteran militer, baru-baru ini menandatangani surat terbuka berjudul "Imam Rusia untuk Perdamaian".

“Kami menghormati kebebasan manusia yang diberikan Tuhan, dan kami percaya bahwa rakyat Ukraina harus membuat pilihan mereka sendiri, bukan di bawah todongan senjata, tanpa tekanan dari Barat atau Timur,” bunyi surat itu.

Tiga penandatangan berbicara kepada Al Jazeera.

“Saya tidak mengikuti politik, tetapi sekarang saya hanya melihat satu hal–orang-orang sekarat,” kata Alexander Vostrodymov, seorang imam dari sebuah desa dekat Moskow, yang termasuk di antara mereka yang menandatangani. “Sisanya tidak masalah bagi saya.”

Kepala Biara Andrey Sokolov, yang berbasis di Damaskus, Suriah, mengatakan sementara beberapa ratus menandatangani surat itu, yang lain memiliki pandangan yang sama tetapi tidak mau mengidentifikasi diri mereka karena takut.

“Saya menganggap tugas pastoral saya untuk menandatangani permohonan ini. Mustahil untuk tetap diam pada saat seperti itu ketika 'operasi khusus' pembunuhan saudara yang berdarah dilepaskan,” katanya.

“Ada orang-orang yang, meskipun mereka setuju dengan isi dari surat itu, tidak menandatanganinya: ada yang terbelenggu ketakutan, ada yang takut kehilangan jabatan sebagai rektor, ada yang khawatir dengan kariernya."

“Saya sudah tahu kasus-kasus represi terhadap penandatangan. Dari salah satu dari mereka, bosnya, uskup yang berkuasa, menuntut untuk menarik tanda tangannya di bawah ancaman pemecatan dari jabatannya," paparnya.

Seorang imam ketiga, yang berbasis di Rusia, meminta anonimitas.

“Ini adalah bencana dan kejahatan dengan proporsi yang sangat besar. Ini adalah pelanggaran total terhadap perintah-perintah Allah. Dan kami, orang Rusia, harus menjawab ini dan memberikan kompensasi atas semua kehancuran, ”katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Richard Lee Buka Suara...
Richard Lee Buka Suara usai Jadi Tersangka, Siap Bongkar Fakta di Persidangan
Berita Terkini
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved