Redam Lonjakan Covid-19, Shanghai Terapkan Lockdown Dua Tahap

Selasa, 29 Maret 2022 - 06:02 WIB
loading...
Redam Lonjakan Covid-19,...
Redam Lonjakan Covid-19, Shanghai Terapkan Lockdown Dua Tahap. FOTO/Reuters
A A A
SHANGHAI - Kota terpadat di China , Shanghai, meluncurkan penguncian dua tahap bagi 26 juta penduduknya pada Senin (28/3/2022). Pemerintah kota menutup jembatan dan membatasi lalu lintas jalan raya sebagai langkah untuk menahan penyebaran Covid-19.

Penguncian cepat akan membagi pusat keuangan China itu di sepanjang Sungai Huangpu selama 9 hari untuk memungkinkan pengujian oleh petugas kesehatan.

Baca: 1 Turis Positif, Shanghai Disneyland Gelar Tes Covid-19 untuk 34.000 Pengunjung

Warga di sebelah timur Huangpu dikurung di rumah mereka ketika petugas kesehatan tiba pada Senin pagi untuk melakukan tes. Sementara warga yang berada di barat bergegas menimbun makanan dan barang-barang lainnya saat mereka bersiap untuk mandat serupa mulai 1 April.

Ini adalah gangguan terbesar terkait Covid-19 yang melanda Shanghai. Kondisi ini membuat harga sejumlah komoditas, termasuk minyak dan tembaga lebih rendah di tengah kekhawatiran bahwa pembatasan lebih lanjut dapat merusak permintaan di kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Berita Terkini
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved