Kekejaman Joseph Stalin, Jutaan Orang Tewas Selama Kekuasaannya
Senin, 28 Maret 2022 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Joseph Stalin tidak melunak seiring bertambahnya usia. Ia memerintah dengan teror, pembersihan, eksekusi, pengasingan ke kamp kerja paksa, serta penganiayaan di Uni Soviet setelah perang.
Ia pun mendirikan pemerintahan komunis di seluruh Eropa Timur. Pada 1949, Uni Soviet masuk ke era nuklir dengan melakukan uji coba bom nuklir.
Kemudian pada 1950, Stalin memberi izin kepada Pemimpin Komunis Korea Utara Kim Il-sung untuk menyerang Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat. Peristiwa ini pun akhirnya memicu Perang Korea.
Josep Stalin meninggal pada 5 Maret 1953 karena menderita stroke. Dalam buku Gulag Archipelago yang ditulis oleh Alexander Solzhenitsyn, terdapat 66,7 juta korban kekejaman Stalin pada 1917-1959.
Jumlah ini bertambah lagi ketika wawancara Solzhenitsyn. Menurut keterangan tersebut, ada 44 juta orang tambahan lagi dalam jumlah korban kekejaman Stalin.
Ia pun mendirikan pemerintahan komunis di seluruh Eropa Timur. Pada 1949, Uni Soviet masuk ke era nuklir dengan melakukan uji coba bom nuklir.
Kemudian pada 1950, Stalin memberi izin kepada Pemimpin Komunis Korea Utara Kim Il-sung untuk menyerang Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat. Peristiwa ini pun akhirnya memicu Perang Korea.
Josep Stalin meninggal pada 5 Maret 1953 karena menderita stroke. Dalam buku Gulag Archipelago yang ditulis oleh Alexander Solzhenitsyn, terdapat 66,7 juta korban kekejaman Stalin pada 1917-1959.
Jumlah ini bertambah lagi ketika wawancara Solzhenitsyn. Menurut keterangan tersebut, ada 44 juta orang tambahan lagi dalam jumlah korban kekejaman Stalin.
(sya)
Lihat Juga :