Ukraina Serukan Georgia Buka Front Kedua Serang Rusia
Senin, 28 Maret 2022 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
“Tetapi, bagaimana jika Pridnestrovie, dan Georgia, dan semua orang akan memulai untuk mengembalikan wilayah mereka hari ini?” tanya Danilov, merujuk pada wilayah Moldova yang memisahkan diri, di mana pasukan penjaga perdamaian Rusia telah ditempatkan selama beberapa dekade.
“Ini pasti akan membantu kami, karena itu akan membuat mereka sibuk dengan sesuatu selain menghancurkan kota dan desa kami, membunuh anak-anak dan wanita kami.”
Namun, seruan Danilov yang mengobarkan perang itu mendapat sambutan dingin di Georgia, di mana banyak politisi dengan tegas menolak gagasan semacam itu.
Seorang anggota Parlemen dari Georgian Dream Party [Partai Impian Georgia] yang berkuasa dan kepala komite urusan luar negeri Parlemen, Nikoloz Samharadze, menyatakan keraguan bahwa pernyataan seperti itu dapat dibuat oleh pejabat senior Ukraina.
“Saya harap ini bohong. Apakah Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina meminta Georgia dan lainnya untuk meninggalkan kebijakan pemulihan damai integritas teritorial mereka, membuka front kedua untuk menghancurkan kota dan desa kami, sehingga perempuan dan anak-anak Georgia juga mati? Apakah ini benar?" tanya Samkharadze, yang tulisannya diunggah di media sosial.
Sentimen serupa diungkapkan oleh anggota Parlemen lain dari Partai Impian Georgia, Mikhail Sardzhveladze, yang mengatakan bahwa memicu lebih banyak konflik tidak akan membantu atau melegakan Ukraina.
“Ini pasti akan membantu kami, karena itu akan membuat mereka sibuk dengan sesuatu selain menghancurkan kota dan desa kami, membunuh anak-anak dan wanita kami.”
Namun, seruan Danilov yang mengobarkan perang itu mendapat sambutan dingin di Georgia, di mana banyak politisi dengan tegas menolak gagasan semacam itu.
Seorang anggota Parlemen dari Georgian Dream Party [Partai Impian Georgia] yang berkuasa dan kepala komite urusan luar negeri Parlemen, Nikoloz Samharadze, menyatakan keraguan bahwa pernyataan seperti itu dapat dibuat oleh pejabat senior Ukraina.
“Saya harap ini bohong. Apakah Sekretaris Dewan Keamanan Ukraina meminta Georgia dan lainnya untuk meninggalkan kebijakan pemulihan damai integritas teritorial mereka, membuka front kedua untuk menghancurkan kota dan desa kami, sehingga perempuan dan anak-anak Georgia juga mati? Apakah ini benar?" tanya Samkharadze, yang tulisannya diunggah di media sosial.
Sentimen serupa diungkapkan oleh anggota Parlemen lain dari Partai Impian Georgia, Mikhail Sardzhveladze, yang mengatakan bahwa memicu lebih banyak konflik tidak akan membantu atau melegakan Ukraina.
Lihat Juga :