Bomber B-1B AS, Pesawat yang Dibangun untuk Mengebom Nuklir Rusia

Senin, 28 Maret 2022 - 12:13 WIB
loading...
A A A
Ide awal dari B-1B adalah untuk terbang pada ketinggian rendah di bawah perlindungan pertahanan udara Soviet dan mengirimkan senjata nuklir.

Berakhirnya Perang Dingin mengubah misi itu. Presiden George H.W. Bush memerintahkan reparasi senilai USD3 miliar, yang menyerukan penghapusan sistem persenjataan nuklir.

Selanjutnya, pedoman di bawah perjanjian New START mengharuskan pencegahan senjata nuklir agar tidak diikat ke pesawat pengebom. Proses konversi selesai pada tahun 2011, dan Rusia telah memeriksa pesawat setiap tahun untuk memastikan Amerika mengikuti perjanjian.

Pesawat pengebom ini memiliki muatan yang begitu besar sehingga pemikiran pada set misinya bergeser untuk mengirimkan berbagai macam bom bodoh dan dipandu laser, munisi tandan, Joint Direct Attack Munitions (JDAM), dan Joint Air-to-Surface Standoff Missiles (JASSM).

B-1B memiliki radar aperture sintetis yang memungkinkannya melacak target bergerak. Pesawat ini memiliki kemampuan peperangan elektronik yang dapat menghambat bogey yang masuk bersama dengan sekam dan suar yang dapat menipu rudal yang dipandu radar dan pencari "panas" musuh.

B-1B telah menjadi pesawat yang berharga selama beberapa dekade terakhir. Ia telah menunjukkan layanan mengagumkan untuk Angkatan Udara dan telah membuat rekor untuk penerbangan.

Pesawat pengebom siluman B-21 akan datang dalam beberapa tahun ke depan tetapi karena keserbagunaan dan sejarah tempur B-1B, "The Bone" mungkin akan berada di armada bahkan ketika B-21 mulai terbang secara teratur.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Ruben Onsu Buka Peluang...
Ruben Onsu Buka Peluang Mediasi dengan Sarwendah di Luar Pengadilan, Demi Anak
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved