Bomber B-1B AS, Pesawat yang Dibangun untuk Mengebom Nuklir Rusia

Senin, 28 Maret 2022 - 12:13 WIB
loading...
Bomber B-1B AS, Pesawat...
Pesawat-pesawat pengebom B-1B Lancer Angkatan Udara AS. Pesawat ini dibangun awalnya untuk misi mengebom nuklir Uni Soviet atau Rusia saat Perang Dingin, namun misinya berubah setelah Soviet runtuh dan Perang Dingin berakhir. Foto/US Air Force/Tech. Sgt.
A A A
WASHINGTON - Pesawat pengebom (bomber) B-1B Lancer menjadi salah satu senjata perang menakutkan Amerika Serikat (AS) ketika terlibat Perang Dingin dengan Uni Soviet. Ia dibangun untuk mengebom nuklir negara yang kini bernama Rusia tersebut.

B1-B Lancer dirancang untuk menjadi mekanisme pengiriman utama untuk triad nuklir AS pada 1980-an jika perang dengan Rusia pecah. Faktanya, konflik yang dibayangkan itu tidak terjadi dan hanya menjadi apa yang disebut sebagai Perang Dingin.

Setelah akhir Perang Dingin dengan runtuhnya Soviet, B-1B beralih dari misi pengeboman nuklir menjadi pengebom konvensional.

Pesawat tersebut tetap saja digunakan untuk perang setelah serangan 11 September 2001 atau dikenal sebagai serangan teroris 9/11. B-1B Lancer jadi bomber pilihan selama apa yang disebut pemerintah Washington sebagai "perang melawan teror".

Baca juga: Ukraina Siap Penuhi Syarat Utama untuk Akhiri Perang dengan Rusia

Negara yang hancur oleh pengeboman pesawat ini adalah Irak dan Afghanistan. Mengutip laporan publikasi pertahanan, 19fortyfive, Senin (28/3/2022), B-1B melakukan persentase tinggi dari total amunisi yang dijatuhkan setelah 2001—sebuah era ketika ia "menghukum" banyak sasaran di Irak dan Afghanistan.

Tetapi beberapa B-1B menunjukkan usianya dengan keausan yang ekstensif. Pada tahun 2019 hanya segelintir yang layak terbang karena banyak digunakan dalam konflik tersebut.

B-1B dapat menjatuhkan dan meluncurkan beragam persenjataan terpandu dan tak terarah. Pesawat ini serbaguna dan sebagian besar berkembang dalam lingkungan tempo operasional yang tinggi.

Ia masih memiliki kecepatan dan kemampuan manuver untuk dimasukkan sebagai andalan dalam rencana perang gabungan besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved