Turki Desak Barat Memasok F-35 dan Sistem Patriot Tanpa Prasyarat

Kamis, 24 Maret 2022 - 15:09 WIB
loading...
Turki Desak Barat Memasok...
Jet tempur F-35 buatan AS bermanuver di udara. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Amerika Serikat (AS) telah memberlakukan sanksi ekonomi pada sektor pertahanan Turki dan menolak mengirimkan pesawat tempur F-35 yang telah dibayar. Alasannya, Turki membeli sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia.

Kini pemerintah Turki bersikeras. “Barat harus memasok Turki dengan pesawat tempur F-35 dan sistem rudal Patriot tanpa prasyarat,” tegas pernyataan pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Ini terjadi di tengah upaya berkelanjutan oleh AS untuk menekan Turki agar menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas operasi militer khusus di Ukraina.

Baca juga: PM Australia Serukan Boikot KTT G-20 di Indonesia Jika Putin Hadir

Namun, Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu telah berulang kali mengatakan Ankara tidak berniat untuk bergabung dengan sanksi internasional terhadap Rusia.

Baca juga: Perang Ukraina, Indonesia Jadi Medan Tarik-menarik Konflik Rusia vs AS Cs

Turki menegaskan hanya siap bertindak sebagai mediator dalam negosiasi antara Moskow dan Kiev.

Baca juga: AS Kirim Rudal Patriot dalam Jumlah Besar ke Arab Saudi, Bujuk Soal Minyak?

Awal bulan ini, Reuters melaporkan, mengutip sumbernya, bahwa AS telah secara informal mendiskusikan dengan Turki kemungkinan mengirim sistem pertahanan S-400 Rusia ke Ukraina untuk membantu melawan militer Rusia.

Hubungan antara Turki dan AS menjadi tegang beberapa tahun lalu, setelah Ankara menandatangani kontrak dengan Moskow pada 2017 untuk pasokan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia.

Washington kemudian menangguhkan Turki dari program F-35, meskipun Ankara sebelumnya telah membayar untuk pengiriman jet tempur generasi kelima itu.

AS mengklaim S-400 Rusia tidak kompatibel dengan perangkat keras militer NATO dan akan menimbulkan ancaman bagi blok tersebut.

Turki menolak membatalkan kontrak S-400, dengan alasan bahwa mereka memiliki hak untuk memperkuat pertahanannya dengan cara yang dianggap perlu.

Isu ini kembali menguat seiring perang antara Rusia dan Ukraina. NATO mendukung Ukraina dengan mengirim persenjataan ke negara itu untuk melawan Rusia.

Turki juga mengirim drone tempur ke Ukraina dalam perang tersebut. Sejumlah drone dilaporkan ditembak jatuh oleh militer Rusia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved