Mengerikan, AI Ciptakan 40.000 Senjata Kimia Hanya dalam 6 Jam

Sabtu, 19 Maret 2022 - 22:22 WIB
loading...
Mengerikan, AI Ciptakan...
Pakar senjata kimia PBB mengambil sampel dari salah satu lokasi serangan senjata kimia di Ain Tarma, Damaskus, Suriah, Agustus 2013. Foto/REUTERS/Mohamed Abdullah
A A A
WASHINGTON - Satu Kecerdasan Buatan (AI) yang mengembangkan obat-obatan hanya membutuhkan enam jam untuk menghasilkan 40.000 senjata kimia yang berpotensi mematikan.

Fakta mengerikan itu diungkap dalam satu studi terbaru, dilansir RT.com pada Sabtu (19/3/2022).

Penulis studi, yang diterbitkan di Nature Machine Intelligence awal bulan ini, mengatakan mereka telah melakukan “eksperimen pemikiran” untuk mencari tahu apakah kecerdasan buatan (AI) dapat disalahgunakan oleh para aktor jahat.

Baca juga: Pembelot Rusia: Putin Tanpa Ragu Tekan Tombol Merah Nuklir Jika Kehilangan Kekuasaan

Dan hasil kerja mereka telah membuktikan bahwa bahaya itu nyata.

Baca juga: Sejarah Sanksi yang Kini Menghajar Rusia, Ternyata Muncul sejak Perang Dunia I

Sebagai bagian dari penelitian, data biasa diberikan kepada AI, tetapi diprogram untuk memprosesnya dengan cara yang berbeda, mencari kombinasi beracun.

Baca juga: Ukraina Klaim Habisi Jenderal Kelima Rusia dalam Pertempuran

“Dalam waktu kurang dari enam jam setelah memulai server internal kami, model kami menghasilkan 40.000 molekul yang mencetak dalam ambang batas yang kami inginkan,” papar hasil studi itu.

Hasil kombinasi senjata kimia muncul tidak hanya dengan senyawa VX, yang merupakan salah satu agen saraf paling berbahaya yang pernah dibuat, tetapi juga dengan beberapa molekul yang tidak diketahui, dan "diprediksi lebih beracun."

“Ini tidak terduga karena kumpulan data yang kami gunakan untuk melatih AI tidak termasuk agen saraf ini,” papar para peneliti.

“Temuan itu sangat mengkhawatirkan sehingga tim memiliki keraguan serius untuk mempublikasikannya,” ujar Fabio Urbina, penulis utama studi tersebut, mengatakan kepada The Verge.

“Dataset yang mereka gunakan pada AI dapat diunduh secara gratis dan mereka khawatir bahwa yang dibutuhkan hanyalah pengetahuan pengkodean untuk mengubah AI yang baik menjadi mesin pembuat senjata kimia,” ungkap Urbina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
Putin Umumkan Gencatan...
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sepihak selama 30 Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved