Pembelot Rusia: Putin Tanpa Ragu Tekan Tombol Merah Nuklir Jika Kehilangan Kekuasaan

Sabtu, 19 Maret 2022 - 00:25 WIB
loading...
Pembelot Rusia: Putin...
Pembelot Rusia menyatakan Presiden Vladimir Putin tak ragu untuk menggunakan senjata nuklir jika dia kehilangan kekuasaan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Seorang pembelot Rusia mengatakan tangan Presiden Vladimir Putin tidak akan ragu menekan "tombol merah" perintah serangan senjata nuklir jika dia kehilangan kekuasaan.

Alex Konanykhin meninggalkan Rusia pada tahun 1992 dan tujuh tahun kemudian menjadi warga negara Rusia pertama yang diberikan suaka politik di Amerika Serikat (AS).

Awal bulan ini, pengusaha itu mengumumkan melalui media sosial bahwa dia menawarkan hadiah USD1 juta (Rp14,3 miliar) untuk penangkapan Putin.

Dia mengatakan kepada Express.co.uk motifnya melakukan ini adalah karena dia tidak ingin dibingungkan oleh sebagian besar orang Rusia yang secara aktif mendukung atau diam-diam terlibat dalam perang Putin melawan Ukraina. Posting-an media sosial Konanykhin menerima jutaan like dan perhatian media yang besar.

Baca juga: AS Takut Rusia Gunakan Senjata Nuklir Jika Ukraina Gagalkan Invasi

Pembelot Rusia itu telah memperingatkan bahaya rezim Putin selama bertahun-tahun dan pada tahun 2014 memulai petisi yang menyerukan Gedung Putih untuk menunjuk Rusia sebagai "State Sponsor of Terrorism".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved