Cerita Warga Mariupol yang Melarikan Diri: Kota Kami Seperti Neraka!

Jum'at, 18 Maret 2022 - 01:00 WIB
loading...
A A A
Marina, seorang relawan Palang Merah di Zaporizhzhia, mengatakan penduduk yang melarikan diri tiba dalam keadaan yang mengerikan.

"Mereka (terlalu) lelah, sakit, menangis," katanya. Pusat perbelanjaan menawarkan mereka tempat berteduh dan kemungkinan untuk mandi. "Kami merawat mereka. Semuanya disediakan untuk mereka," jelasnya.

Satu-satunya jalan keluar Mariupol adalah dengan mobil pribadi. Banyak yang mengatakan mereka tidak dapat meninggalkan tempat perlindungan karena serangan yang berkelanjutan dan tanpa sambungan telepon atau internet, menemukan jalan yang aman secara kebetulan.

Baca: Kemenlu Ukraina: Pasukan Rusia Tembaki Masjid di Mariupol

"Kami melihat orang-orang dengan pita putih (di mobil mereka) pergi," kata seorang wanita yang hanya menyebut namanya sebagai Darya. Ia menambahkan bahwa dia bertanya kepada seorang tetangga apakah dia bisa datang juga.

Bagi sebagian orang, perjalanan ke Zaporizhzhia - yang biasanya memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam - memakan waktu satu setengah hari. Seorang ayah dari dua anak mengatakan dia telah menyalakan radio dan berhasil menemukan koneksi yang lemah, di mana dia mendengar berita tentang koridor.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
4 Alasan NATO Bisa Runtuh...
4 Alasan NATO Bisa Runtuh Seperti Balon yang Bocor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved