Balas Dendam, Rusia Hajar Presiden AS Joe Biden dengan Sanksi!
Rabu, 16 Maret 2022 - 02:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Frustrasi, Zelensky: Ukraina Harus Terima Kenyataan Tak Bisa Gabung NATO
Semua yang masuk dalam daftar target sanksi itu dilarang masuk ke wilayah Federasi Rusia.
Namun, pernyataan Kremlin mengatakan bahwa Moskow tidak akan mengesampingkan kontak dengan pejabat Amerika. "Jika mereka memenuhi kepentingan nasional kami," lanjut pengumuman Kremlin, seperti dikutip Russia Today, Rabu (16/3/2022).
"Lebih banyak nama akan ditambahkan ke daftar dalam waktu dekat," lanjut pengumuman tersebut, yang memperingatkan bahwa pejabat tinggi, pejabat militer, anggota Parlemen, pengusaha, pakar dan tokoh media AS yang Russofobia atau berkontribusi untuk menghasut kebencian terhadap Rusia juga akan masuk daftar hitam.
AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada pengusaha dan tokoh media Rusia, sehingga sanksi pembalasan oleh Moskow berpotensi diterapkan dengan cara saling balas.
Dalam hampir tiga minggu sejak peluncuran serangan militernya di Ukraina, Rusia telah menjadi negara yang paling terkena sanksi di dunia. Selain hukuman yang diterapkan oleh pemerintah AS, Inggris, dan Uni Eropa, sejumlah perusahaan swasta—mulai dari merek ikonik Barat seperti McDonald’s dan Coca-Cola hingga lembaga keuangan global seperti Visa dan Mastercard—telah menangguhkan aktivitas mereka di Rusia.
Semua yang masuk dalam daftar target sanksi itu dilarang masuk ke wilayah Federasi Rusia.
Namun, pernyataan Kremlin mengatakan bahwa Moskow tidak akan mengesampingkan kontak dengan pejabat Amerika. "Jika mereka memenuhi kepentingan nasional kami," lanjut pengumuman Kremlin, seperti dikutip Russia Today, Rabu (16/3/2022).
"Lebih banyak nama akan ditambahkan ke daftar dalam waktu dekat," lanjut pengumuman tersebut, yang memperingatkan bahwa pejabat tinggi, pejabat militer, anggota Parlemen, pengusaha, pakar dan tokoh media AS yang Russofobia atau berkontribusi untuk menghasut kebencian terhadap Rusia juga akan masuk daftar hitam.
AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada pengusaha dan tokoh media Rusia, sehingga sanksi pembalasan oleh Moskow berpotensi diterapkan dengan cara saling balas.
Dalam hampir tiga minggu sejak peluncuran serangan militernya di Ukraina, Rusia telah menjadi negara yang paling terkena sanksi di dunia. Selain hukuman yang diterapkan oleh pemerintah AS, Inggris, dan Uni Eropa, sejumlah perusahaan swasta—mulai dari merek ikonik Barat seperti McDonald’s dan Coca-Cola hingga lembaga keuangan global seperti Visa dan Mastercard—telah menangguhkan aktivitas mereka di Rusia.
(min)
Lihat Juga :