Terobsesi Game Call of Duty, Remaja Inggris Ikut Berperang di Ukraina

Jum'at, 11 Maret 2022 - 08:55 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Lowongan Kerja Tentara Bayaran di Ukraina Dibuka, Gajinya Rp29 Juta Per Hari

Konflik bersenjata di Ukraina telah berlangsung sejak 24 Februari, ketika Rusia melancarkan operasi militer di sana dengan tujuan untuk "demiliterisasi dan de-Nazifikasi" negara dan untuk melindungi rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Lugansk dari "genosida" yang Kiev, menurut Kremlin, menentang mereka.

Operasi militer Rusia telah dikecam oleh negara-negara Barat, dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS), bersama dengan negara-negara lain, menjatuhkan sanksi keras terhadap Rusia.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan bahwa dia akan mendukung siapa pun yang ingin berperang di Ukraina, dengan alasan bahwa rakyat Ukraina berjuang untuk kebebasan dan demokrasi, bukan hanya untuk Ukraina tetapi untuk seluruh Eropa.

Bagaimanapun, pernyataannya sangat kontras dengan posisi pemerintah Inggris sesuatu yang Downing Street dengan cepat mengklarifikasi, dengan Boris Johnson mengulangi saran tegas agar tidak bepergian ke Ukraina.

Sentimen serupa disuarakan oleh Menteri Pertahanan Ben Wallace, yang mendesak warga Inggris untuk tidak berpartisipasi dalam konflik karena dia tidak ingin melihat orang Inggris terbunuh lebih dari ia ingin melihat orang Ukraina sekarat.

Baca juga: Ukraina Sebut 20.000 Tentara Bayaran Segera Datang, Tapi Siapa Mereka?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved