Lowongan Kerja Tentara Bayaran di Ukraina Dibuka, Gajinya Rp29 Juta Per Hari

Kamis, 10 Maret 2022 - 07:38 WIB
loading...
Lowongan Kerja Tentara...
Tentara bayaran memakai penutup muka terlihat di wilayah Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Dicari: mantan tentara multibahasa yang bersedia diam-diam pergi ke Ukraina dengan bayaran hingga USD2.000 (Rp29 juta) per hari, masih ditambah bonus. Tugasnya membantu menyelamatkan keluarga dari konflik yang semakin suram.

Kedengarannya lowongan kerja itu muncul dari naskah film aksi, tetapi iklan pekerjaan itu nyata ada. Iklan itu diambil dari situs web ketenagakerjaan, Silent Professionals, bagi mereka yang bekerja di industri militer dan keamanan swasta.

Lowongan Kerja Tentara Bayaran di Ukraina Dibuka, Gajinya Rp29 Juta Per Hari


Dan, kata orang dalam, permintaan untuk tentara bayaran kini meningkat tajam.

Baca juga: AS Terancam Pemadaman Listrik Bergilir Jika Rusia Setop Ekspor Uranium

Di tengah perang yang memilukan di Ukraina, kontraktor swasta Amerika Serikat (AS) dan Eropa mengatakan mereka semakin mengincar peluang, mulai dari misi “ekstraksi” hingga membantu logistik.

Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi dan UEA Kompak Tolak Telepon dari Biden, Apa Sebabnya?

“Ada kegilaan di pasar untuk kontraktor swasta di Ukraina hari ini,” ungkap Robert Young Pelton, penulis Kanada-Amerika dan pakar perusahaan militer swasta (PMC) pada BBC, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Rusia Bongkar Rencana Ukraina Rebut Paksa Donbass, Instruktur AS Diduga Terlibat

Namun permintaan akan pekerja keamanan yang dibayar itu muncul di tengah perang menyisakan banyak ruang untuk kesalahan, dan potensi keributan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Media Norwegia Pertanyakan...
Media Norwegia Pertanyakan Gol Inggris, Sebut Berpotensi Jadi Skandal Wasit Terbesar
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Berita Terkini
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved