McDonald's dan Starbucks Tutup Sementara Semua Gerai di Rusia
Rabu, 09 Maret 2022 - 07:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Pentagon Perkirakan 2.000 hingga 4.000 Tentara Rusia Tewas di Ukraina
"Kami mengalami gangguan pada rantai pasokan kami bersama dengan dampak operasional lainnya. Kami juga akan memantau situasi kemanusiaan dengan cermat," lanjutnya, seperti dikutip dari Reuters.
McDonald's dibuka di Pushkin Square 32 tahun lalu saat Uni Soviet runtuh. Restoran baru itu mewakili ketegangan Perang Dingin yang mencair pada saat beberapa anak muda Rusia sangat ingin mendapatkan jeans biru dan Americana lainnya.
Sikap serupa diambil Starbucks. "Kami telah memutuskan untuk menangguhkan semua aktivitas bisnis di Rusia, termasuk pengiriman semua produk Starbucks," kata perusahaan tersebut, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Rusia Hancurkan Hampir 2.600 Fasilitas Militer Ukraina
Starbucks memiliki 130 toko di Rusia yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh mitra berlisensi. CEO Starbucks Kevin Johnson menulis bahwa mitra berlisensinya "telah setuju untuk segera menghentikan sementara operasi toko dan akan memberikan dukungan kepada hampir 2.000 mitra di Rusia yang bergantung pada Starbucks untuk mata pencaharian mereka."
"Kami mengalami gangguan pada rantai pasokan kami bersama dengan dampak operasional lainnya. Kami juga akan memantau situasi kemanusiaan dengan cermat," lanjutnya, seperti dikutip dari Reuters.
McDonald's dibuka di Pushkin Square 32 tahun lalu saat Uni Soviet runtuh. Restoran baru itu mewakili ketegangan Perang Dingin yang mencair pada saat beberapa anak muda Rusia sangat ingin mendapatkan jeans biru dan Americana lainnya.
Sikap serupa diambil Starbucks. "Kami telah memutuskan untuk menangguhkan semua aktivitas bisnis di Rusia, termasuk pengiriman semua produk Starbucks," kata perusahaan tersebut, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Rusia Hancurkan Hampir 2.600 Fasilitas Militer Ukraina
Starbucks memiliki 130 toko di Rusia yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh mitra berlisensi. CEO Starbucks Kevin Johnson menulis bahwa mitra berlisensinya "telah setuju untuk segera menghentikan sementara operasi toko dan akan memberikan dukungan kepada hampir 2.000 mitra di Rusia yang bergantung pada Starbucks untuk mata pencaharian mereka."
Lihat Juga :