Citra Satelit Tunjukkan Konstruksi Baru di Situs Nuklir Korut, Bersiap Lakukan Uji Coba?

Rabu, 09 Maret 2022 - 06:13 WIB
loading...
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra satelit menunjukkan konstruksi baru di situs nuklir Korut. Foto/USA Today
A A A
WASHINGTON - Citra satelit menunjukkan dimulainya kembali kegiatan konstruksi di tempat uji coba nuklir Korea Utara (Korut) hampir empat tahun setelah Kim Jong-un mengumumkan penutupan situs tersebut.

Foto satelit dari Planet Labs PBC menunjukkan dua struktur baru di sebelah selatan tempat uji coba nuklir Korut Punggye-ri yang tampaknya dibangun antara bulan Februari dan awal Maret.

Konstruksi baru di Punggye-ri pertama kali dilaporkan dalam analisis citra satelit dari Maxar Technologies oleh Jeffrey Lewis dan Dave Schmerler di James Martin Center for Nonproliferation Studies di Middlebury Institute of International Studies. Gambar-gambar itu diambil pada 6 Maret, dua hari setelah gambar Maxar digunakan oleh Lewis dan Schmerler.



Para analis mengatakan pekerjaan konstruksi adalah kegiatan pertama yang mereka lihat di lokasi tersebut sejak Mei 2018, ketika Korut mengundang sekelompok jurnalis asing untuk menyaksikan penghancuran terowongan di lokasi tersebut. Korut kemudian tidak mengundang ahli dari luar yang mampu mensertifikasi apa yang telah dihancurkan.

“Kami melihat tanda-tanda awal aktivitas di lokasi baru, termasuk pembangunan gedung baru, perbaikan gedung lain, dan kemungkinan kayu dan serbuk gergaji,” tulis Lewis dan Schmerler.

“Korea Utara menggunakan sejumlah besar kayu di lokasi tersebut baik untuk bangunan maupun untuk menopang terowongan. Perubahan ini hanya terjadi dalam beberapa hari terakhir,” sambung laporan itu seperti dikutip dari AP, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Korea Utara Konfirmasi Lakukan Uji Coba Satelit Mata-mata

Para analis mengatakan ini menunjukkan Korut telah membuat keputusan tentang status situs tersebut dan mungkin berencana untuk mengembalikannya ke keadaan siap untuk melanjutkan uji coba nuklir.

“Tempat uji coba itu membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, dari kesiapan Korea Utara untuk melakukan ledakan nuklir di sana,” tulis mereka.

“Berapa lama waktu yang dibutuhkan Korea Utara untuk melanjutkan pengujian bahan peledak di lokasi itu tergantung pada tingkat kerusakan terowongan itu sendiri, sesuatu yang kami tidak tahu dengan pasti. Mungkin juga Korea Utara akan melanjutkan uji coba nuklir di lokasi lain,” para ahli menambahkan.

Baca juga: Rezim Kim Jong-un Tembakkan Rudal Korut, Ke-9 sejak Awal Tahun

Sebelumnya, penilaian ancaman tahunan komunitas intelijen Amerika Serikat (AS) juga memperingatkan bahwa kemungkinan akan ada uji coba nuklir baru oleh Korut.

"Pada bulan Januari, Korea Utara mulai meletakkan dasar untuk peningkatan ketegangan yang dapat mencakup (rudal balistik antarbenua) atau mungkin uji coba nuklir tahun ini – tindakan yang belum dilakukan Pyongyang sejak 2017,” bunyi penilaian yang dirilis pada Selasa waktu setempat.

Baca juga: Militer Korsel Duga Korut Meluncurkan Rudal Balistik
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
PTPN IV Manfaatkan Teknologi...
PTPN IV Manfaatkan Teknologi Satelit untuk Pengawasan Kebun Sawit
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Wakil Gubernur Makkah...
Wakil Gubernur Makkah Pimpin Pencucian Ka'bah, Begini Urutan Prosesinya
Rekomendasi
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved