Tentara Ukraina Pamer Senjata Inggris di Taman Kanak-Kanak, Ini Respons Rusia
Selasa, 08 Maret 2022 - 17:16 WIB
loading...
A
A
A
Pelaksanaan gencatan senjata terhambat oleh kelompok-kelompok nasionalis yang juga terlibat dalam pertempuran di daerah-daerah tertentu, tetapi tidak mengikuti perintah dari pemerintah pusat Kiev, menurut Medinsky.
“Nasionalis yang telah merebut posisi di kota-kota terus menahan warga sipil di sana, menggunakan mereka secara tidak langsung dan langsung sebagai tameng manusia. Ini, tentu saja, kejahatan perang yang akan diselidiki sesuai dengan itu,” ungkap dia.
Sebelumnya pada Senin, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan pada Minggu di Mariupol, prajurit DPR bentrok dengan detasemen bersenjata Ukraina yang melaju lebih dari 150 warga sipil di depan mereka, "Bersembunyi di belakang mereka sebagai perisai manusia."
“Setelah menemukan para pejuang DPR, para nasionalis Ukraina menembaki mereka dari belakang punggung warga sipil. Akibat penembakan oleh Nazi Ukraina, 4 warga sipil tewas dan 5 terluka. Pejuang Milisi Rakyat DPR membawa warga sipil yang dibebaskan melalui distrik Vinogradnoye dari Mariupol ke wilayah yang mereka kuasai,” papar dia.
Menjelang negosiasi Senin, Medinsky mengatakan pihak Rusia akan terus bersikeras mematuhi perjanjian mengenai koridor kemanusiaan dan gencatan senjata.
Setelah negosiasi, yang ditutup pada hari yang sama, negosiator Ukraina Mikhail Podolyak mengkonfirmasi, “Ada perkembangan positif kecil dalam meningkatkan logistik koridor kemanusiaan.”
“Nasionalis yang telah merebut posisi di kota-kota terus menahan warga sipil di sana, menggunakan mereka secara tidak langsung dan langsung sebagai tameng manusia. Ini, tentu saja, kejahatan perang yang akan diselidiki sesuai dengan itu,” ungkap dia.
Sebelumnya pada Senin, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan pada Minggu di Mariupol, prajurit DPR bentrok dengan detasemen bersenjata Ukraina yang melaju lebih dari 150 warga sipil di depan mereka, "Bersembunyi di belakang mereka sebagai perisai manusia."
“Setelah menemukan para pejuang DPR, para nasionalis Ukraina menembaki mereka dari belakang punggung warga sipil. Akibat penembakan oleh Nazi Ukraina, 4 warga sipil tewas dan 5 terluka. Pejuang Milisi Rakyat DPR membawa warga sipil yang dibebaskan melalui distrik Vinogradnoye dari Mariupol ke wilayah yang mereka kuasai,” papar dia.
Menjelang negosiasi Senin, Medinsky mengatakan pihak Rusia akan terus bersikeras mematuhi perjanjian mengenai koridor kemanusiaan dan gencatan senjata.
Setelah negosiasi, yang ditutup pada hari yang sama, negosiator Ukraina Mikhail Podolyak mengkonfirmasi, “Ada perkembangan positif kecil dalam meningkatkan logistik koridor kemanusiaan.”
(sya)
Lihat Juga :