Standar Ganda Media Barat: Ukraina Melawan Dicap Pahlawan, Palestina Melawan Dicap Teroris

Selasa, 08 Maret 2022 - 12:36 WIB
loading...
Standar Ganda Media...
Standar ganda media-media Barat dalam memberitakan perang Ukraina vs Rusia dengan perang Palestina vs Israel. Foto/Twitter @zdlamn/Ilustrasi
A A A
KIEV - Para pakar mengkritisi standar ganda media-media Barat ketika memberitakan perang Ukraina melawan Rusia dan konflik Palestina melawan Israel.

Hampir semua media Barat memuji perlawanan Kiev sebagai tindakan pahlawan. Namun, mereka kerap menjuluki perlawanan Palestina sebagai tindakan terorisme.

"Sungguh mengherankan betapa banyak jurnalis Barat, termasuk reporter BBC yang biasanya berhati-hati, tanpa malu-malu 'menjilat' wanita muda yang membuat bom molotov di jalan-jalan kota Ukraina seperti Kiev," kata Jonathan Cook, penulis tiga buku tentang konflik Israel-Palestina dan pemenang Martha Gellhorn Special Prize for Journalism.

Baca juga: Rusia Rilis 48 Negara Tak Bersahabat, Indonesia Tak Masuk Daftar

Menurutnya, kesulitan wartawan Barat untuk mengidentifikasi dan mendukung "perlawanan" sipil Ukraina pasti menjengkelkan warga Palestina di Gaza.

"Tiba-tiba seksi untuk membuat bahan peledak improvisasi–setidaknya, jika media menganggap Anda kulit putih, Eropa dan 'beradab'," lanjut Cook yang menulis argumennya di Middle East Eye.

"Itu mungkin mengejutkan gerakan perlawanan lain yang lebih mapan, terutama di Timur Tengah. Mereka selalu mendapati diri mereka dicap sebagai teroris karena melakukan hal yang sama," imbuh Cook yang menganggap standar ganda media Barat sebagai bentuk kemunafikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved