Standar Ganda Media Barat: Ukraina Melawan Dicap Pahlawan, Palestina Melawan Dicap Teroris

Selasa, 08 Maret 2022 - 12:36 WIB
loading...
A A A
"Standar ganda mencolok dan di mana-mana. Mustahil untuk mengeklaim bahwa jurnalis yang melakukan ini tidak mengetahui konvensi pelaporan di tempat lain. Mereka kebanyakan adalah veteran dari zona perang Timur Tengah, yang terbiasa dengan wilayah Gaza, Baghdad, Nablus, Aleppo dan Tripoli," papar Cook.

Daoud Kuttab, jurnalis dan aktivis Palestina, juga mengkritik penerapan standar ganda media dan pemerintah Barat.

Dalam tulisannya di Al-Monitor, dia mengatakan Palestina dan pendukungnya selama bertahun-tahun mengkritik negara-negara Barat karena hanya memberikan lip service untuk mengakhiri pendudukan Israel. Sebaliknya, Barat secara finansial, militer dan politik mendukung penjajah Israel.

"Negara-negara Barat dan media sering menggunakan istilah yang tepat dari orang Israel untuk menggambarkan perlawanan [rakyat Palestina] sebagai tindakan teror. Bahkan inisiatif diplomatik dijuluki 'diplomatik teror'," katanya.

"Sampai Ukraina. Tiba-tiba, para wanita yang menyiapkan bom molotov menjadi pahlawan media," lanjut dia.

Sanksi tidak hanya digunakan terhadap tentara atau tokoh politik, tetapi bahkan meluas ke olahraga. "Rusia dituduh melakukan kejahatan perang, dan bahkan Pengadilan Kriminal Internasional menaruh perhatian. Palang Merah memasang pengumuman layanan publik yang mengingatkan penjajah Rusia akan kewajiban mereka menurut hukum internasional," imbuh dia.

"Standar ganda tidak lagi menjadi masalah teoretis tetapi sebuah pertunjukan terbuka kemunafikan oleh komunitas internasional, yang tidak banyak berbuat apa-apa untuk menentang pendudukan wilayah Palestina."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved