Putin Beri Wejangan Penting pada Negara-negara Tetangga Rusia

Sabtu, 05 Maret 2022 - 01:03 WIB
loading...
Putin Beri Wejangan...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Para tetangga Rusia harus berhenti membangkitkan ketegangan yang tidak perlu dan lebih baik fokus membangun kembali hubungan dengan Moskow.

Wejangan penting itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (4/3/2022), dilansir RT.com.

"Saya ingin menekankan lagi bahwa kami tidak memiliki ... kami selalu mengatakan ini, tidak ada niat buruk terhadap tetangga-tetangga kami," ujar Putin dalam konferensi video pada Jumat.

Baca juga: Presiden Ukraina Zelensky Diduga Lari ke Polandia, Sembunyi di Kedubes AS

“Saya juga akan menyarankan mereka untuk tidak menimbulkan ketegangan, tidak memberlakukan pembatasan apa pun,” ujar dia.

Baca juga: Ukraina Desak Rusia Didepak dari Kursi Dewan Keamanan PBB, Ini Kata AS

Putin menambahkan bahwa tidak perlu negara-negara yang berbatasan semakin memperburuk hubungan dengan Rusia.

Baca juga: Intel Rusia: Para Teroris Dikirim ke Donbass, Dilatih di Pangkalan Al-Tanf AS

“Moskow membuat langkahnya hanya sebagai tanggapan atas beberapa tindakan tidak bersahabat yang ditujukan terhadapnya,” ungkap Putin.

“Semua orang harus berpikir tentang normalisasi hubungan dan kerja sama secara rutin, mengembangkan hubungan secara normal,” papar Putin.



Dia menggunakan tautan video untuk menghadiri upacara pengibaran bendera di kapal feri canggih yang akan mentransfer kargo antara Rusia dan wilayah kantong Kaliningrad di Baltik.

Putin memutuskan berbicara dengan tetangga Rusia setelah gubernur wilayah Kaliningrad, Anton Alikhanov, memuji feri baru karena meningkatkan keamanan transportasi daerah kantong itu.

Menurut gubernur, perjalanan laut tetap menjadi satu-satunya sarana transportasi antara Kaliningrad dan seluruh Rusia yang tidak dapat dipengaruhi oleh keputusan politik pemain regional lainnya.

Daerah kantong itu berbatasan dengan Polandia dan Lithuania, yang bersama dengan anggota Uni Eropa (UE) lainnya menutup wilayah udaranya untuk pesawat Rusia pekan lalu.

Pembatasan itu sebagai tanggapan atas keputusan Moskow mengirim pasukan ke Ukraina untuk “demiliterisasi” pemerintah Kiev dan menghentikan “genosida” di wilayah Donetsk dan Luhansk yang memisahkan diri.



Kembali ke masalah sanksi, Putin mengakui bahwa berbagai sanksi itu menyakiti Rusia, tetapi menambahkan sanksi juga menyakiti mereka yang menjatuhkannya.

“Pembatasan semacam itu dapat menunda beberapa proyek yang dikembangkan bersama oleh Rusia dan mitra asing, tetapi mereka tidak akan menggagalkannya sepenuhnya,” ujar dia.

Menurut Putin, Rusia justru akan mengembangkan kompetensinya sendiri untuk dapat menggantikan teknologi impor dengan analog buatan sendiri, sesuatu yang sudah terjadi di penerbangan dan sektor lainnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved