Rusia kepada Warga Sipil Kiev: Keluar Sebelum Serangan Rudal
Rabu, 02 Maret 2022 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang Ukraina mengklaim Rusia telah menderita 5.300 korban dan dalam keputusasaan mereka, pasukan penyerang dapat menembak tanpa pandang bulu ke Kiev seperti halnya di Kharkiv.
Baca juga: ICC Selidiki Dugaan Kejahatan Perang setelah Invasi Rusia ke Ukraina
Pasukan Rusia menembakkan roket ke menara televisi di Kiev tengah setelah Kremlin berjanji untuk menghancurkan bangunan dan infrastruktur yang diklaim berada di balik serangan dunia maya di negara mereka.
Layanan Negara Ukraina untuk Situasi Darurat mengatakan serangan Rusia di menara TV di Kiev, juga merusak monumen peringatan Holocaust dan menewaskan lima orang dan menyebabkan lima lainnya terluka dan untuk beberapa waktu menyebabkan pemadaman siaran.
Konvoi tank dan artileri sepanjang 64 km semakin dekat ke Kiev, tetapi analis militer Ukraina yakin mereka tidak akan benar-benar memasuki kota, melainkan membentuk lingkaran di sekitarnya. Setelah tercapai, Rusia diperkirakan akan menuntut kota itu menyerah atau menghadapi rentetan roket dan peluru. Untuk mencapai linkaran itu, Belarusia dilaporkan telah mengerahkan persenjataan dan pasukan untuk memotong barat Kiev dan akses ke kemungkinan penguatan dari kota Lviv.
Baca juga: PBB: 136 Warga Sipil Ukraina Tewas, 400 Terluka
Baca juga: ICC Selidiki Dugaan Kejahatan Perang setelah Invasi Rusia ke Ukraina
Pasukan Rusia menembakkan roket ke menara televisi di Kiev tengah setelah Kremlin berjanji untuk menghancurkan bangunan dan infrastruktur yang diklaim berada di balik serangan dunia maya di negara mereka.
Layanan Negara Ukraina untuk Situasi Darurat mengatakan serangan Rusia di menara TV di Kiev, juga merusak monumen peringatan Holocaust dan menewaskan lima orang dan menyebabkan lima lainnya terluka dan untuk beberapa waktu menyebabkan pemadaman siaran.
Konvoi tank dan artileri sepanjang 64 km semakin dekat ke Kiev, tetapi analis militer Ukraina yakin mereka tidak akan benar-benar memasuki kota, melainkan membentuk lingkaran di sekitarnya. Setelah tercapai, Rusia diperkirakan akan menuntut kota itu menyerah atau menghadapi rentetan roket dan peluru. Untuk mencapai linkaran itu, Belarusia dilaporkan telah mengerahkan persenjataan dan pasukan untuk memotong barat Kiev dan akses ke kemungkinan penguatan dari kota Lviv.
Baca juga: PBB: 136 Warga Sipil Ukraina Tewas, 400 Terluka
Lihat Juga :