Berikut Alasan Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal Dijuluki Warren Buffet Arab Saudi

Rabu, 02 Maret 2022 - 17:53 WIB
loading...
Berikut Alasan Pangeran...
Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal bersama dengan Warren Buffett. Foto/Arab News
A A A
JAKARTA - Apakah anda mengetahui alasan pangeran Alwaleed bin Talal dijuluki Warren Buffet Arab Saudi ? Dilansir dari Investopedia, berikut ini penjelasannya.

Meskipun dilahirkan dalam keluarga kerajaan, Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal membangun sebagian besar kekayaannya sendiri. Setelah lulus dari perguruan tinggi, ia memulai bisnis dengan pinjaman yang relatif kecil dari ayahnya. Dia akhirnya menjadi konglomerat miliaran dolar melalui serangkaian investasi yang sukses dalam kesepakatan real estat dan perusahaan baik di Arab Saudi maupun di luar negeri.

Disebut-sebut sebagai orang terkaya di Arab Saudi, Pangeran Alwaleed bin Talal sering disebut sebagai 'Warren Buffett dari Arab Saudi.' Seperti Buffet, Alwaleed membuat kekayaannya melalui strategi investasi yang cerdik. Pada Agustus 2018, dia mengumumkan investasi USD250 juta di Snap Inc. (SNAP) yang akan memberinya 2,3% saham di perusahaan.



Lalu, bagaimana Pangeran Alwaleed bin Talal menggunakan jumlah uang yang relatif kecil untuk membangun salah satu portofolio investasi paling berharga di dunia?

Pangeran Alwaleed bin Talal adalah seorang bangsawan Saudi dan orang terkaya di seluruh Arab Saudi. Kekayaan bin Talal telah dikumpulkan melalui peluang investasi, bukan melalui keuntungan minyak. Akibatnya, ia dijuluki 'Warren Buffett' dari Arab Saudi.

Setelah lulus dari perguruan tinggi, Alwaleed bin Talal meminjam $330.000 dari ayahnya untuk memulai sebuah perusahaan investasi dan bisnis lainnya. Dia kehilangan semua uang itu dalam waktu empat tahun. Namun, lebih dari 35 tahun sejak meluncurkan karirnya dalam bisnis, Alwaleed adalah salah satu investor terkaya dan tersukses di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved