Dubes Rusia: Kami Tidak Menyerang Penduduk, Tapi Rezim Ukraina yang Jahat
Selasa, 01 Maret 2022 - 16:59 WIB
loading...
Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva. Foto/Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva menegaskan bahwa Rusia sama sekali tidak menginginkan perang terhadap Ukraina . Bahkan, dia mengatakan bahwa penduduk Ukraina ibarat saudara bagi Rusia.
Hal ini mengingat banyaknya populasi Ukraina menganggap diri mereka sebagai etnis Rusia dan seluruh penduduk Ukraina berbahasa Rusia. Terlebih, Rusia sudah lama menyediakan dan menyalurkan suplai SDA dan migas dengan harga yang sangat ramah untuk Ukraina.
"Jadi, kami sama sekali tidak menginginkan perang. Tetapi, operasi militer ini kami jalankan juga karena kawan Barat kami ingin menjadikan Ukraina sebagai bagian dari proyek Anti Rusia dan memisahkan negara saudara ini, dan kami tidak menyerang penduduk sipil," ujar Lyudmila dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa(1/3/2022).
Dia juga menegaskan bahwa rezim yang sekarang berkuasa di Ukraina setelah kudeta presiden sebelumnya sangatlah pro terhadap pandangan dan ideologi NAZI, serta membiarkan organisasi dan dukungan terhadap NAZI berkembang di sana. Padahal, di Perang Dunia, Rusia ikut turun melawan NAZI.
Hal ini mengingat banyaknya populasi Ukraina menganggap diri mereka sebagai etnis Rusia dan seluruh penduduk Ukraina berbahasa Rusia. Terlebih, Rusia sudah lama menyediakan dan menyalurkan suplai SDA dan migas dengan harga yang sangat ramah untuk Ukraina.
"Jadi, kami sama sekali tidak menginginkan perang. Tetapi, operasi militer ini kami jalankan juga karena kawan Barat kami ingin menjadikan Ukraina sebagai bagian dari proyek Anti Rusia dan memisahkan negara saudara ini, dan kami tidak menyerang penduduk sipil," ujar Lyudmila dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia di Jakarta, Selasa(1/3/2022).
Dia juga menegaskan bahwa rezim yang sekarang berkuasa di Ukraina setelah kudeta presiden sebelumnya sangatlah pro terhadap pandangan dan ideologi NAZI, serta membiarkan organisasi dan dukungan terhadap NAZI berkembang di sana. Padahal, di Perang Dunia, Rusia ikut turun melawan NAZI.
Lihat Juga :