Wabah di Wuhan Reda, COVID-19 Kini Muncul di Harbin China
Jum'at, 24 April 2020 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak akan membawa anak perempuan atau orang tua saya ke luar lagi. Jika kami membutuhkan makanan atau sayuran, kami hanya membiarkan suami saya membelinya dalam perjalanan pulang," kata seorang warga Harbin berusia 34 tahun yang mengidentifikasi dirinya sebagai Sun.
"Dan setiap kali seseorang harus pergi ke luar, dia akan meninggalkan sepatu mereka di luar pintu untuk menghindari membawa kembali virus apa pun," ujarnya.
Pada awal April, Harbin mengadopsi kebijakan karantina selama 28 hari untuk pengunjung dari luar negeri. Mereka yang datang tiba diberikan tes asam nukleat dan antibodi.
Provinsi Heilongjang, di mana Harbin berada, telah berada di garis depan upaya China baru-baru ini untuk mengidentifikasi warga yang terinfeksi yang tiba dari Rusia. Tujuannya mencegah penyebaran penyakit COVID-19.
"Semua kasus yang dikonfirmasi, kasus suspect, kontak dekat orang tanpa gejala dan kontak dekat dari kontak dekat harus dikarantina dan dites," bunyi pernyataan resmi oleh pemerintah Harbin, seperti dikutip Reuters.
"Dan setiap kali seseorang harus pergi ke luar, dia akan meninggalkan sepatu mereka di luar pintu untuk menghindari membawa kembali virus apa pun," ujarnya.
Pada awal April, Harbin mengadopsi kebijakan karantina selama 28 hari untuk pengunjung dari luar negeri. Mereka yang datang tiba diberikan tes asam nukleat dan antibodi.
Provinsi Heilongjang, di mana Harbin berada, telah berada di garis depan upaya China baru-baru ini untuk mengidentifikasi warga yang terinfeksi yang tiba dari Rusia. Tujuannya mencegah penyebaran penyakit COVID-19.
"Semua kasus yang dikonfirmasi, kasus suspect, kontak dekat orang tanpa gejala dan kontak dekat dari kontak dekat harus dikarantina dan dites," bunyi pernyataan resmi oleh pemerintah Harbin, seperti dikutip Reuters.
Lihat Juga :