Balas Sanksi, Pesawat Inggris Dilarang Melintasi Wilayah Udara Rusia

Jum'at, 25 Februari 2022 - 22:31 WIB
loading...
Balas Sanksi, Pesawat...
Pesawat British Airways berada di bandara Inggris. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Rusia pada Kamis (24/2/2022) terkait operasi khusus Moskow melindungi rakyat Donbass dan demiliterisasi Ukraina.

Sanksi Inggris menargetkan lebih dari 100 individu Rusia dan maskapai penerbangan nasional Rusia, Aeroflot.



Moskow membalas sanksi dengan melarang pesawat-pesawat Inggris menggunakan wilayah udara Rusia, termasuk untuk tujuan transit.

Baca juga: Pertempuran Sengit di Jalanan saat Pasukan Rusia Serang Ibu Kota Ukraina

Pembalasan sanksi itu diumumkan Badan Transportasi Udara Federal Rusia pada Jumat (25/2/2022). Pembatasan juga mencakup semua pesawat yang terkait dengan Inggris.

Baca juga: Pasukan Khusus Rusia Menembus Ibu Kota Ukraina, Presiden Zelensky Sembunyi Takut Diculik

“Langkah ini diambil sesuai ketentuan Perjanjian Layanan Udara Antar Pemerintah antara Rusia dan Inggris sebagai tanggapan atas tindakan tidak bersahabat oleh otoritas penerbangan Inggris terkait pembatasan penerbangan reguler pesawat yang dimiliki, disewa, atau dioperasikan oleh orang yang terkait dengan Rusia atau terdaftar di Rusia," papar badan tersebut.

Baca juga: Rusia Bombardir 33 Situs Sipil Ukraina dalam 24 Jam, 2 Anak Tewas

Badan tersebut mencatat Moskow telah mengirim proposal ke London untuk mengadakan konsultasi mengenai penerbangan antar negara. Badan itu mencatat bahwa proposal itu ditolak.

Penolakan Inggris untuk bernegosiasi telah mendorong Rusia mengambil tindakan balas dendam, "Sesuai dengan ketentuan perjanjian antar pemerintah tentang lalu lintas udara antara Rusia dan Inggris."

Maskapai utama dan terbesar Rusia, Aeroflot (Russian Airlines), menjadi sasaran dalam paket terbaru sanksi Inggris.

Inggris melarang penerbangan Aeroflot di negara itu, di antara sanksi lain yang menargetkan bank Rusia VTB dan perusahaan negara Rostec.

Mengumumkan pembatasan, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyebut sanksi dirancang untuk "memeras Rusia dari ekonomi global" dan terkait operasi khusus Moskow di Ukraina.

Satu operasi diumumkan Presiden Putin pada Kamis setelah Republik Lugansk dan Donetsk memohon bantuan dalam memerangi tekanan militer yang semakin meningkat dari Angkatan Darat Ukraina.

Presiden Rusia menekankan operasi itu mengejar tujuan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina, serta mencegah genosida orang-orang berbahasa Rusia di negara itu.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan operasi itu menargetkan infrastruktur militer Ukraina.

Moskow menekankan bahwa penduduk sipil tidak dalam bahaya. Rusia secara konsisten menggarisbawahi tidak memiliki rencana untuk "menduduki" tetangganya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan...
Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan, Dokter Tifa: Kebenaran Tak Padam di Negara Kita
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved