Rusia Respons Ukraina Putus Hubungan Diplomatik: Kami Tidak Terkejut

Kamis, 24 Februari 2022 - 18:54 WIB
loading...
Rusia Respons Ukraina...
Polisi berjalan di Lapangan Merah, dengan Katedral St Basil dan Spasskaya Tower Kremlin jadi latar belakang di Moskow, Rusia. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengatakan mereka tidak terkejut dengan Kiev yang memutuskan semua hubungan diplomatik dengan Moskow.

“Rusia tidak akan membuat pilihan ini tetapi menganggapnya sebagai kesimpulan logis dari kebijakan Russophobic dari kepemimpinan Ukraina,” ungkap pernyataan Kemlu Rusia yang dikutip RIA Novosti.



Kementerian mencatat Ukraina telah meningkatkan kebijakan diskriminatif terhadap etnis Rusia yang tinggal di Ukraina dan menurunkan hubungan dengan Rusia sejak kudeta bersenjata 2014, yang menggulingkan Presiden terpilih saat itu Viktor Yanukovich dari kekuasaan.

Baca juga: Ukraina Putus Hubungan Diplomatik dengan Rusia, Sebut Moskow Kejam

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan semua hubungan diplomatik dengan Rusia telah terputus di tengah operasi militer, yang diluncurkan Moskow pada Kamis pagi.

Baca juga: Diserbu Rusia, Pasukan Ukraina Kocar-kacir Tinggalkan Posisinya

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tujuan oprasi itu adalah untuk mendemiliterisasi dan "de-Nazify" Ukraina.

Baca juga: Rusia Hancurkan Pertahanan Udara Ukraina Secara Presisi

Putin menuduh negara-negara Barat yang dipimpin Amerika Serikat (AS) memompa Ukraina dengan senjata canggih dan meningkatkan kehadiran NATO di negara itu.

“Serangan militer diperlukan untuk mencegah pertumpahan darah yang lebih buruk di masa depan,” ungkap Putin.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan pernyataan yang disiarkan televisi pada Kamis (24/2/2022) bahwa negaranya telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia.

Dia meminta masyarakat mendukung pasukan bersenjata, termasuk dengan mengangkat senjata dan mempersiapkan diri untuk berperang.

Dia berjanji mencabut berbagai sanksi pribadi, yang telah dia terapkan sebelumnya, pada siapa pun yang mau membela Ukraina.

Zelensky mengatakan serangan Rusia terhadap Ukraina mirip dengan invasi Nazi. Dia meminta warga Rusia memprotes keputusan pemerintahnya yang menyerang Ukraina.

Pemimpin Ukraina meminta media mendukung persatuan nasional dengan melakukan "mobilisasi informasi".

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved