Rusia dan Belarusia Perpanjang Latihan Militer di Perbatasan Utara Ukraina
Senin, 21 Februari 2022 - 03:00 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari terakhir terjadi penembakan di Ukraina timur, yang sebagian besar dikendalikan oleh separatis yang didukung Rusia. Penembakan diikuti oleh penumpukan pasukan Rusia - diperkirakan oleh Barat berjumlah 150.000 atau lebih - di utara, timur dan selatan negara itu.
Baca: Donbass Membara, 25.000 Warga Sipil Mengungsi ke Rusia
Rusia sendiri telah membantah rencana untuk menyerang Ukraina, meskipun pengerahan pasukan yang dikatakan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson sebagai persiapan untuk konflik skala besar.
Dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan pada hari Minggu, Johnson menyatakan bahwa kepala Kremlin Vladimir Putin mungkin tidak berpikir logis, sehingga ancaman sanksi mungkin tidak cukup untuk mencegah invasi Rusia ke Ukraina.
“Sanksi mungkin tidak cukup untuk menghalangi aktor irasional dan kami harus menerima saat ini bahwa Vladimir Putin mungkin berpikir secara tidak logis tentang ini dan tidak melihat bencana di depan," kata Johnson kepada BBC.
Baca: Donbass Membara, 25.000 Warga Sipil Mengungsi ke Rusia
Rusia sendiri telah membantah rencana untuk menyerang Ukraina, meskipun pengerahan pasukan yang dikatakan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson sebagai persiapan untuk konflik skala besar.
Dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan pada hari Minggu, Johnson menyatakan bahwa kepala Kremlin Vladimir Putin mungkin tidak berpikir logis, sehingga ancaman sanksi mungkin tidak cukup untuk mencegah invasi Rusia ke Ukraina.
“Sanksi mungkin tidak cukup untuk menghalangi aktor irasional dan kami harus menerima saat ini bahwa Vladimir Putin mungkin berpikir secara tidak logis tentang ini dan tidak melihat bencana di depan," kata Johnson kepada BBC.
Lihat Juga :