28.000 Wanita Saudi Berebut 30 Lowongan Masinis Kereta Mekah-Madinah

Jum'at, 18 Februari 2022 - 12:49 WIB
loading...
28.000 Wanita Saudi...
Masinis perempuan mengendarai kereta di Arab Saudi. Foto/uggcozy.com
A A A
RIYADH - Perusahaan kereta api yang merekrut 30 masinis kereta wanita di Arab Saudi telah menerima 28.000 aplikasi.

Kandidat yang berhasil akan mengendarai kereta berkecepatan tinggi antara kota suci Mekah dan Madinah setelah satu tahun pelatihan.

Ini adalah pertama kalinya peran seperti itu diiklankan untuk wanita di kerajaan Arab Saudi yang konservatif.

Baca juga: Kedubes Rusia: AS Secara Sinis Tolak Fakta Genosida di Donbass

Selama beberapa dekade, Arab Saudi memiliki salah satu tingkat partisipasi tenaga kerja wanita terendah di dunia.

Baca juga: Citra Satelit Terbaru Masih Tunjukkan Aktivitas Militer Rusia Dekat Ukraina

Namun dalam beberapa tahun terakhir pemerintah telah melakukan upaya meningkatkan jumlah perempuan yang bekerja sebagai bagian dari rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman mendiversifikasi ekonomi yang bergantung pada minyak.

Baca juga: Negara-negara dengan Jumlah Gelandangan Terbanyak di Dunia, Nomor 5 Tak Disangka

Ini juga telah mendorong sejumlah reformasi sosial, termasuk mengakhiri larangan mengemudi mobil bagi perempuan.

Saudi juga melonggarkan undang-undang perwalian laki-laki untuk memungkinkan perempuan bepergian dengan bebas.

Sebagai akibat dari perubahan tersebut, partisipasi perempuan dalam angkatan kerja meningkat hampir dua kali lipat selama lima tahun terakhir menjadi 33%, dan lebih banyak perempuan daripada laki-laki yang memasuki angkatan kerja pada paruh pertama tahun lalu.

Namun, laki-laki masih memegang mayoritas pekerjaan, terutama di sektor publik, menurut penelitian yang diterbitkan tahun lalu oleh lembaga think tank Brookings Institute yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Oleh karena itu, upaya perekrutan perusahaan kereta api Spanyol Renfe kemungkinan hanya akan memuaskan sebagian kecil wanita yang ingin bekerja di sektor publik.

Terlepas dari reformasi sosial yang besar, perempuan Saudi masih harus mendapatkan persetujuan wali laki-laki untuk menikah, meninggalkan rumah, atau mendapatkan perawatan kesehatan tertentu.

Aktivis hak asasi manusia mengatakan perempuan juga terus menghadapi diskriminasi dalam pernikahan, keluarga, perceraian dan keputusan yang berkaitan dengan anak-anak.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved