China Diduga Berupaya Alihkan Isu Pelanggaran HAM Muslim Uighur
Kamis, 17 Februari 2022 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Center for Indonesian Domestic and Foreign Policy Studies (CENTRIS) mengingatkan negara-negara dunia agar tidak terpengaruh pengalihan isu pelanggaran HAM berat terhadap etnis Uighur, yang dilakukan China dengan berbagai cara, termasuk dalam agenda Olimpiade Beijing.
Peneliti senior CENTRIS, AB Solissa mengatakan harapan China menarik perhatian dunia terhadap isu dinamisnya kehidupan sosial di negara mereka, gagal total karena pelanggaran berat HAM tidak dapat dialihkan hanya dengan menampilkan atlet asal Uighur sebagai pembawa obor Olimpiade Beijing.
“Kelihatan sekali maksud terselubung China mengalihkan isu pelanggaran berat HAM di Xinjiang, dengan menunjuk atlet asal Uighur sebagai pembawa obor Olimpiade,” kata AB Solissa, Rabu, (16/2/2022).
Menurutnya, semakin banyak masyarakat dunia yang mengetahui betapa kejamnya China terhadap muslim Uighur, yang sejatinya adalah warga nagara mereka sendiri.
Beberapa foto, video dan dokumen yang memperlihatkan sadisnya perlakuan China terhadap muslim Uighur mulai dari penahanan masal, sterilisasi paksa, penyiksaan fisik, pemerkosaan, pernikahan paksa yang menjurus pada aksi genosida, sudah banyak beredar dan dimiliki beberapa negara dunia.
Seluruh dokumen kekejian China menyebabkan tidak berfungsinya mesin-mesin propaganda China yang salalu menggembar-gemborkan narasi bahwa orang Uighur menikmati kehidupan yang damai, harmonis, dan bahagia di China.
Peneliti senior CENTRIS, AB Solissa mengatakan harapan China menarik perhatian dunia terhadap isu dinamisnya kehidupan sosial di negara mereka, gagal total karena pelanggaran berat HAM tidak dapat dialihkan hanya dengan menampilkan atlet asal Uighur sebagai pembawa obor Olimpiade Beijing.
“Kelihatan sekali maksud terselubung China mengalihkan isu pelanggaran berat HAM di Xinjiang, dengan menunjuk atlet asal Uighur sebagai pembawa obor Olimpiade,” kata AB Solissa, Rabu, (16/2/2022).
Menurutnya, semakin banyak masyarakat dunia yang mengetahui betapa kejamnya China terhadap muslim Uighur, yang sejatinya adalah warga nagara mereka sendiri.
Beberapa foto, video dan dokumen yang memperlihatkan sadisnya perlakuan China terhadap muslim Uighur mulai dari penahanan masal, sterilisasi paksa, penyiksaan fisik, pemerkosaan, pernikahan paksa yang menjurus pada aksi genosida, sudah banyak beredar dan dimiliki beberapa negara dunia.
Seluruh dokumen kekejian China menyebabkan tidak berfungsinya mesin-mesin propaganda China yang salalu menggembar-gemborkan narasi bahwa orang Uighur menikmati kehidupan yang damai, harmonis, dan bahagia di China.
Lihat Juga :