Bahas Ancaman Rudal Korut, AS-Jepang-Korsel Bertemu di Hawaii

Minggu, 13 Februari 2022 - 12:40 WIB
loading...
A A A
Korut tampaknya menghentikan uji cobanya selama Olimpiade Musim Dingin di China, sekutu terpenting dan jalur kehidupan ekonominya. Tetapi para analis percaya Korut secara dramatis akan meningkatkan pengujian senjatanya setelah Olimpiade.

Baca juga: Mengguncang Dunia dengan Tes Rudal yang Dapat Menyerang AS, Korut Menepuk Dada

Tes baru-baru ini telah mengguncang tetangga Pyongyang yaitu Korsel dan Jepang. Presiden Korsel Moon Jae-in, yang membantu mengatur pembicaraan bersejarah antara pemimpin Korut Kim Jong-un dan mantan Presiden Donald Trump pada 2018 dan 2019, mengatakan bulan lalu bahwa tes tersebut merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan PBB dan mendesak Korut untuk menghentikan “tindakan yang menciptakan ketegangan dan tekanan.”

Dewan Keamanan PBB awalnya memberlakukan sanksi terhadap Korut setelah uji coba nuklir pertamanya pada tahun 2006. Badan itu kemudian menjatuhkan sanksi yang lebih keras dalam menanggapi uji coba nuklir lebih lanjut dan program rudal nuklir serta balistik Korut yang semakin canggih.

China dan Rusia, mengutip kesulitan ekonomi Korut, telah menyerukan pencabutan sanksi seperti larangan ekspor makanan laut dan larangan warganya bekerja di luar negeri serta mengembalikan gaji mereka.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved