AS: Rusia Bisa Invasi Ukraina Kapan Saja Termasuk Selama Olimpiade
Sabtu, 12 Februari 2022 - 01:12 WIB
loading...
A
A
A
Olimpiade Musim Dingin yang diselenggarakan di Beijing, China, sedang berlangsung dan akan berakhir pada 20 Februari mendatang.
Pada hari pembukaan Olimpiade Musim Dingin pekan lalu, China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan "tanpa batas", saling mendukung atas kebuntuan di Ukraina dan Taiwan dengan janji untuk berkolaborasi lebih banyak melawan Barat.
Beijing mendukung tuntutan Rusia bahwa Ukraina tidak boleh diterima sebagai anggota NATO, sementara Moskow menentang segala bentuk kemerdekaan untuk Taiwan.
Blinken mengatakan potensi invasi Rusia ke Ukraina mengancam tatanan berbasis aturan internasional.
Menurutnya, jika tindakan seperti itu dibiarkan begitu saja, itu dapat memiliki konsekuensi di Indo-Pasifik—sebuah petunjuk yang jelas tentang ancaman invasi China ke Taiwan.
"Jika kita membiarkan prinsip-prinsip itu ditentang dengan impunitas, bahkan jika itu setengah dunia, itu akan berdampak di sini juga. Yang lain menonton. Yang lain melihat kami semua untuk melihat bagaimana kami merespons," kata Blinken.
Inggris mengatakan pada hari Kamis bahwa "momen paling berbahaya" dalam kebuntuan Barat dengan Moskow tampaknya sudah dekat, ketika Rusia mengadakan latihan militer di Belarusia dan Laut Hitam menyusul penumpukan pasukannya di dekat Ukraina.
Pada hari pembukaan Olimpiade Musim Dingin pekan lalu, China dan Rusia mendeklarasikan kemitraan "tanpa batas", saling mendukung atas kebuntuan di Ukraina dan Taiwan dengan janji untuk berkolaborasi lebih banyak melawan Barat.
Beijing mendukung tuntutan Rusia bahwa Ukraina tidak boleh diterima sebagai anggota NATO, sementara Moskow menentang segala bentuk kemerdekaan untuk Taiwan.
Blinken mengatakan potensi invasi Rusia ke Ukraina mengancam tatanan berbasis aturan internasional.
Menurutnya, jika tindakan seperti itu dibiarkan begitu saja, itu dapat memiliki konsekuensi di Indo-Pasifik—sebuah petunjuk yang jelas tentang ancaman invasi China ke Taiwan.
"Jika kita membiarkan prinsip-prinsip itu ditentang dengan impunitas, bahkan jika itu setengah dunia, itu akan berdampak di sini juga. Yang lain menonton. Yang lain melihat kami semua untuk melihat bagaimana kami merespons," kata Blinken.
Inggris mengatakan pada hari Kamis bahwa "momen paling berbahaya" dalam kebuntuan Barat dengan Moskow tampaknya sudah dekat, ketika Rusia mengadakan latihan militer di Belarusia dan Laut Hitam menyusul penumpukan pasukannya di dekat Ukraina.
Lihat Juga :