Media Inggris: Arab Saudi Pertimbangkan Batalkan Haji karena Covid-19
Sabtu, 13 Juni 2020 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Kerajaan Arab Saudi mengalami lonjakan kasus infeksi dan kematian terkait Covid-19 setelah melonggarkan langkah-langkah penguncian atau lockdown. Kerajaan yang dipimpin Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ini telah melaporkan lebih dari 119.000 kasus infeksi dan dan 893 kematian terkait Covid-19.
Pembatalan haji dapat memberikan tekanan ekonomi lebih lanjut pada negara yang masih terseok-seok akibat anjloknya permintaan minyak sebagai imbas dari pandemi Covid-19. Pelaksanaan haji dan umrah sejatinya diharapkan menghasilkan USD12 miliar setiap tahunnya untuk kerajaan tersebut.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum merespons permintaan komentar terkait laporan media Inggris tersebut.
Pada bulan Maret, ketika kasus Covid-19 mulai meningkat, Arab Saudi meminta setiap negara untuk menunda rencana mengirim jamaah haji mereka dan menangguhkan umrah. (Baca juga: Arab Saudi Tetap Membuka Pintu bagi Jemaah Haji Tahun Ini? )
Reuters mencatat bahwa beberapa pejabat Arab Saudi berusaha untuk membatalkan ibadah haji tahun ini. Reuters mengutip dua pejabat setempat mengatakan Arab Saudi hanya dapat memberikan izin untuk "nomor simbolis" jamaah haji tahun ini, dengan pembatasan seperti larangan orang tua dan pemeriksaan kesehatan tambahan.
Pembatalan haji dapat memberikan tekanan ekonomi lebih lanjut pada negara yang masih terseok-seok akibat anjloknya permintaan minyak sebagai imbas dari pandemi Covid-19. Pelaksanaan haji dan umrah sejatinya diharapkan menghasilkan USD12 miliar setiap tahunnya untuk kerajaan tersebut.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum merespons permintaan komentar terkait laporan media Inggris tersebut.
Pada bulan Maret, ketika kasus Covid-19 mulai meningkat, Arab Saudi meminta setiap negara untuk menunda rencana mengirim jamaah haji mereka dan menangguhkan umrah. (Baca juga: Arab Saudi Tetap Membuka Pintu bagi Jemaah Haji Tahun Ini? )
Reuters mencatat bahwa beberapa pejabat Arab Saudi berusaha untuk membatalkan ibadah haji tahun ini. Reuters mengutip dua pejabat setempat mengatakan Arab Saudi hanya dapat memberikan izin untuk "nomor simbolis" jamaah haji tahun ini, dengan pembatasan seperti larangan orang tua dan pemeriksaan kesehatan tambahan.
Lihat Juga :