Media Inggris: Arab Saudi Pertimbangkan Batalkan Haji karena Covid-19
Sabtu, 13 Juni 2020 - 08:33 WIB
loading...
Situs suci Kakbah di Masjidilharam, Makkah, Arab Saudi, dikosongkan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona baru atau COVID-19. Foto/REUTERS/Gannoe Essa
A
A
A
RIYADH - Media Inggris, Financial Times, melaporkan Kerajaan Arab Saudi sedang mempertimbangkan membatalkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini karena pandemi virus corona baru ( Covid-19 ). Ini akan menjadi pembatalan ibadah haji untuk pertama kalinya dalam sejarah modern.
Ibadah haji, yang melibatkan perjalanan ke kota suci Makkah, merupakan ibadah wajib bagi semua Muslim yang mampu secara finansial dan fisik melakukan perjalanan ke semenanjung Arab. Ibadah ini juga merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia, di mana sekitar 2 juta orang Islam datang ke Arab Saudi setiap tahun.
Menurut laporan tersebut, setelah penundaan acara besar lainnya seperti Olimpiade Tokyo 2020, para pejabat Arab Saudi menghadapi tekanan untuk membatalkan haji tahun ini guna membantu mengekang penyebaran virus corona SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. (Baca: Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga karena Covid-19 )
"Para pejabat mempertimbangkan skenario yang berbeda dan keputusan akan dibuat dalam waktu satu minggu," kata seorang pejabat senior dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada media Inggris tersebut yang dilansir Sabtu (13/6/2020).
Haji tahun ini seharusnya berlangsung dari 29 Juli hingga 4 Agustus, tetapi Arab Saudi belum mencabut larangan perjalanan internasional yang diterapkan sejak 20 Mei. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, telah memutuskan untuk tidak mengirim jamaah haji tahun ini.
Ibadah haji, yang melibatkan perjalanan ke kota suci Makkah, merupakan ibadah wajib bagi semua Muslim yang mampu secara finansial dan fisik melakukan perjalanan ke semenanjung Arab. Ibadah ini juga merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia, di mana sekitar 2 juta orang Islam datang ke Arab Saudi setiap tahun.
Menurut laporan tersebut, setelah penundaan acara besar lainnya seperti Olimpiade Tokyo 2020, para pejabat Arab Saudi menghadapi tekanan untuk membatalkan haji tahun ini guna membantu mengekang penyebaran virus corona SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. (Baca: Pangeran Arab Saudi Meninggal Diduga karena Covid-19 )
"Para pejabat mempertimbangkan skenario yang berbeda dan keputusan akan dibuat dalam waktu satu minggu," kata seorang pejabat senior dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada media Inggris tersebut yang dilansir Sabtu (13/6/2020).
Haji tahun ini seharusnya berlangsung dari 29 Juli hingga 4 Agustus, tetapi Arab Saudi belum mencabut larangan perjalanan internasional yang diterapkan sejak 20 Mei. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, telah memutuskan untuk tidak mengirim jamaah haji tahun ini.
Lihat Juga :