Boris Johnson: Aksi Anti-Rasisme di Inggris Dibajak Ekstremis
Sabtu, 13 Juni 2020 - 01:13 WIB
loading...
A
A
A
"Ya, dia (Churchill) kadang-kadang menyatakan pendapat yang tidak dapat diterima bagi kita hari ini, tetapi dia adalah seorang pahlawan, dan dia sepenuhnya layak mendapatkan monumen peringatan," tulis Johnson seperti dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (13/6/2020).
Menurut Johnson penyerangan terhadap monumen nasional adalah upaya untuk "menyensor masa lalu".
“Kita sekarang tidak bisa mencoba mengedit atau menyensor masa lalu kita. Kita tidak bisa berpura-pura memiliki sejarah yang berbeda,” kata Johnson.
"Patung-patung di kota-kota kita dipasang oleh generasi sebelumnya," imbuhnya.
Kelompok "Black Lives Matter" di London mengatakan pihaknya membatalkan aksi protes yang direncanakan pada hari Sabtu karena kehadiran aktivis sayap kanan akan membuat jalannya aksi tidak aman, meskipun beberapa demonstran anti-rasisme masih cenderung berkumpul.
Menurut Johnson penyerangan terhadap monumen nasional adalah upaya untuk "menyensor masa lalu".
“Kita sekarang tidak bisa mencoba mengedit atau menyensor masa lalu kita. Kita tidak bisa berpura-pura memiliki sejarah yang berbeda,” kata Johnson.
"Patung-patung di kota-kota kita dipasang oleh generasi sebelumnya," imbuhnya.
Kelompok "Black Lives Matter" di London mengatakan pihaknya membatalkan aksi protes yang direncanakan pada hari Sabtu karena kehadiran aktivis sayap kanan akan membuat jalannya aksi tidak aman, meskipun beberapa demonstran anti-rasisme masih cenderung berkumpul.
Lihat Juga :