Sebut Mengerikan, Malala Yousafzai Kecam Larangan Jilbab di India
Kamis, 10 Februari 2022 - 05:40 WIB
loading...
A
A
A
Dua tahun lalu, Modi menghadapi protes keras oleh Muslim di seluruh negeri ketika pemerintahnya mengeluarkan undang-undang kewarganegaraan baru yang memilih anggota agama.
Baca juga: Yogi Adityanath, Pendeta Anti-Muslim Berpeluang Jadi PM India Gantikan Modi
India telah berulang kali menyaksikan kekerasan Hindu-Muslim yang mematikan selama 75 tahun sejarahnya sebagai negara merdeka, dengan politik dan masyarakat yang sangat terpecah menurut garis agama.
Kesenjangan itu umumnya disorot, bahkan dieksploitasi, di sekitar pemilu, ketika partai politik mencoba mempolarisasi pemilih dengan berfokus pada masalah agama. Ketegangan saat ini seputar jilbab muncul menjelang pemilu di lima negara bagian, termasuk di negara bagian utama Uttar Pradesh, di mana orang-orang mulai menuju ke tempat pemungutan suara pada hari Kamis ini.
Selama bertahun-tahun, Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Modi telah dituduh menjalankan kampanye anti-Muslim dan mendukung kekerasan terhadap minoritas, tetapi menolak semua tuduhan tersebut.
Baca juga: Yogi Adityanath, Pendeta Anti-Muslim Berpeluang Jadi PM India Gantikan Modi
India telah berulang kali menyaksikan kekerasan Hindu-Muslim yang mematikan selama 75 tahun sejarahnya sebagai negara merdeka, dengan politik dan masyarakat yang sangat terpecah menurut garis agama.
Kesenjangan itu umumnya disorot, bahkan dieksploitasi, di sekitar pemilu, ketika partai politik mencoba mempolarisasi pemilih dengan berfokus pada masalah agama. Ketegangan saat ini seputar jilbab muncul menjelang pemilu di lima negara bagian, termasuk di negara bagian utama Uttar Pradesh, di mana orang-orang mulai menuju ke tempat pemungutan suara pada hari Kamis ini.
Selama bertahun-tahun, Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Modi telah dituduh menjalankan kampanye anti-Muslim dan mendukung kekerasan terhadap minoritas, tetapi menolak semua tuduhan tersebut.
(ian)
Lihat Juga :