Rusia Luncurkan Hibrida Kapal Perang dan Kapal Selam Siluman

Rabu, 09 Februari 2022 - 21:59 WIB
loading...
Rusia Luncurkan Hibrida...
Kapal perang Strazh (Penjaga) menggabungkan fitur permukaan dan bawah air. Foto/rubin
A A A
MOSKOW - Biro Desain Militer Rusia menunjukkan model yang lebih besar dan di-upgrade dari hibrida kapal permukaan-kapal selam siluman pada Rabu (9/2/2022).

“Dijuluki ‘Strazh’ (Penjaga), kapal itu menggabungkan fitur permukaan dan bawah air, dan dapat melihat musuh dengan radar yang kuat serta mendekati mereka tanpa diketahui,” ungkap pernyataan Biro Desain Pusat Rubin untuk Teknik Kelautan di St Petersburg pada RIA Novosti.

Rusia Luncurkan Hibrida Kapal Perang dan Kapal Selam Siluman


Rubin meluncurkan versi kapal pertama yang lebih kecil, yang beroperasi baik sebagai kapal patroli dan kapal selam, awal tahun lalu.



Model yang lebih baru memiliki panjang 72 meter dan dapat melaju dengan kecepatan hingga 21 knot.



Strazh dilengkapi menara meriam, dua peluncur peluru kendali, empat tabung torpedo, dan satu drone.



Model yang ditampilkan tahun lalu dirancang untuk awak hingga 42 orang. “Tata letak keseluruhannya mirip dengan kapal selam kelas Whiskey era Soviet,” papar pernyataan Rubin.

Rusia Luncurkan Hibrida Kapal Perang dan Kapal Selam Siluman


Rubin mengatakan kapal yang dipasarkan di luar negeri sebagai Border and Offshore Submersible Sentry (BOSS) akan hemat biaya di tengah pemotongan pengeluaran militer selama pandemi Covid-19, dan dapat disesuaikan dengan pembeli asing.

Perusahaan tidak menentukan apakah kapal itu memiliki prototipe yang berfungsi atau mengungkap jangka waktu peluncurannya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Dimakzulkan sebagai...
Dimakzulkan sebagai Presiden Korsel, Begini Komentar Yoon Suk Yeol
Rekomendasi
Himbau atau Imbau, Mana...
Himbau atau Imbau, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
Pemudik Wajib Tahu!...
Pemudik Wajib Tahu! Ini Rekayasa Lalu Lintas Puncak Arus Balik Lebaran Pada 5 April 2025
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
Berita Terkini
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
41 menit yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
2 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
4 jam yang lalu
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
5 jam yang lalu
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
6 jam yang lalu
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
10 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved