Pendiri Gereja yang Mengaku Anak Tuhan Diburu FBI terkait Skandal Seks Anak

Rabu, 09 Februari 2022 - 08:28 WIB
loading...
A A A
Poster buronan juga dikeluarkan oleh FBI untuk Teresita Dandan dan Helen Panilag—diidentifikasi sebagai pejabat tinggi Kingdom of Jesus Christ, The Name Above Every Name (KOJC) yang didirikan Quiboloy pada 1985.

Di situs web fbi.gov, FBI menyatakan Quiboloy dicari karena dugaan partisipasinya dalam skema perdagangan tenaga kerja yang membawa anggota gereja ke Amerika Serikat, melalui visa yang diperoleh secara curang.

"Dan memaksa para anggota untuk meminta sumbangan untuk amal palsu, sumbangan yang sebenarnya digunakan untuk membiayai operasi gereja dan gaya hidup mewah para pemimpinnya," bunyi keterangan di situs FBI.

Situs tersebut menambahkan: “Selain itu, diduga bahwa anak perempuan direkrut untuk bekerja sebagai asisten pribadi, atau 'pastoral', untuk Quiboloy dan bahwa para korban menyiapkan makanannya, membersihkan tempat tinggalnya, memberinya pijatan dan diminta untuk berhubungan seks dengan [dia] dalam apa yang oleh para pastoral disebut 'tugas malam'.”

Quiboloy diperkirakan masih berada di Kota Davao.

Dia menghadapi tuntutan pidana di AS setelah dewan hakim federal mendakwanya atas dugaan skema yang memaksa gadis-gadis dan wanita muda untuk berhubungan seks dengannya di bawah ancaman "kutukan abadi".

Quiboloy adalah sosok yang berpengaruh. Dia baru-baru ini mendukung pencalonan calon presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr dan calon wakil presidennya, Wali Kota Davao City Sara Duterte, putri Presiden Rodrigo Duterte.

Dalam sebuah pernyataan kepada media lokal, penasihat hukum Quiboloy, Ferdinand Topacio, mempertanyakan waktu pengumuman yang menunjukkan bahwa dakwaan dewan hakim federal dibuat pada 10 November 2021, di mana surat perintah telah dikeluarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Profil David Rush, Eks...
Profil David Rush, Eks Pejabat CIA Miliki 303 Emas Batangan Bermodal Ijazah Palsu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved