Laporan Palsu Bloomberg Rusia Invasi Ukraina, PBB Angkat Bicara

Minggu, 06 Februari 2022 - 13:34 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa bagian menyesatkan Bloomberg menunjukkan ketegangan yang sangat tinggi, didorong oleh sikap agresif Barat terhadap Rusia dan menunjukkan bahwa laporan provokatif semacam itu dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki, dengan mengatakan bahwa sekarang setiap percikan sangat berbahaya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova kemudian memperkuat pernyataan itu dengan mencatat bahwa insiden Bloomberg mengungkapkan kampanye global yang dilakukan terhadap Rusia melalui tekanan politik dan disinformasi.

“Ini adalah cara melakukan perjuangan dalam kondisi tidak ada cara untuk menahan persaingan dengan cara hukum, pendekatan seperti itu, yang sudah menjadi klasik, digunakan untuk informasi dan tekanan politik, kampanye, dan sebagainya," kata Zakharova kepada stasiun radio Radio Rossii.

"Sekarang itu sudah menjadi kampanye global melawan negara kita di bawah slogan agresi Rusia yang seharusnya akan terjadi terhadap Ukraina. Tidak ada logika, tidak ada fakta, ada sejumlah besar pemalsuan, disinformasi, kegilaan langsung, berlipat ganda, menurut saya, dengan semacam omong kosong," sambung Zakharova.

Baca juga: Kremlin Tanggapi Berita Invasi Rusia ke Ukraina oleh Bloomberg
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved