Batalion Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia Tiba Belarus

Sabtu, 05 Februari 2022 - 22:30 WIB
loading...
Batalion Sistem Pertahanan...
Batalion Sistem Pertahanan Udara S-400 Rusia tiba Belarus. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Sebuah batalion sistem rudal anti-pesawat S-400 Rusia telah tiba di tempat pelatihan di wilayah Brest di Belarusia barat daya dalam inspeksi Pasukan Tanggapan Negara Serikat. Demikian Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan, Jumat (4/2/2022).

"Sebuah batalion sistem rudal permukaan-ke-udara S-400 'Triumf' dari Angkatan Udara dan Tentara Pertahanan Udara Distrik Militer Timur yang terlibat dalam inspeksi Pasukan Respons Negara Serikat telah tiba di tempat pelatihan di wilayah Brest di Republik Belarus," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

Baca: Uni Eropa Siapkan Sanksi Kuat untuk Rusia Jika Nekat Invasi Ukraina

Pasukan pertahanan udara Rusia tiba di Belarus dari Wilayah Khabarovsk. Selama latihan, tim sistem pertahanan udara S-400 Rusia akan melengkapi dan menyamarkan lokasi peluncuran dan pos komando.

“Setelah itu mereka akan mengambil posisi tempur sebagai bagian dari sistem pertahanan udara regional terintegrasi Rusia-Belarus,” kata kementerian tersebut.

Inspeksi Pasukan Respons Negara Uni Rusia-Belarus akan berjalan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sebelum 9 Februari, militer Belarusia dan Rusia akan berlatih mengerahkan pasukan dan membentuk gugus tugas ke arah berbahaya di wilayah Belarus dalam waktu singkat.

Baca: Tensi Memanas! AS Berikan Helikopter Militer ke Kroasia, Rusia Persenjatai Serbia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 20: Kedekatan Elio dan Arumi Semakin Menjadi Sorotan
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved