Putin Tuduh AS Coba Memancing Rusia ke Dalam Perang

Rabu, 02 Februari 2022 - 07:59 WIB
loading...
A A A
Rusia menyangkal hal ini tetapi mengatakan pihaknya dapat mengambil tindakan militer yang tidak ditentukan kecuali tuntutan keamanannya dipenuhi. Negara-negara Barat mengatakan invasi apa pun akan membawa sanksi terhadap Moskow.

“Kremlin ingin Barat menghormati perjanjian 1999 bahwa tidak ada negara yang dapat memperkuat keamanannya sendiri dengan mengorbankan orang lain, yang dianggap sebagai inti krisis,” tegas Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov.

Dia menyebut kesepakatan yang ditandatangani di Istanbul oleh anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE), yang meliputi Amerika Serikat (AS) dan Kanada, selama panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Lavrov mengatakan Blinken menerima perlunya membahas masalah ini lebih lanjut sementara laporan AS tentang panggilan itu berfokus pada perlunya Moskow untuk mundur.

“Jika Presiden Putin benar-benar tidak menginginkan perang atau perubahan rezim, Menteri Luar Negeri mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Lavrov maka inilah saatnya untuk menarik kembali pasukan dan persenjataan berat dan terlibat dalam diskusi serius,” ujar seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS.

Putin tidak berbicara secara terbuka tentang krisis Ukraina sejak 23 Desember, meninggalkan ambiguitas tentang pendapat pribadinya, sementara diplomat dari Rusia dan Barat telah terlibat dalam putaran pembicaraan berulang.

Pernyataannya mencerminkan pandangan dunia di mana Rusia perlu mempertahankan diri dari Amerika Serikat yang agresif dan bermusuhan. “Washington tidak terutama peduli dengan keamanan Ukraina, tetapi menahan Rusia,” ungkap Putin.

“Dalam hal ini, Ukraina sendiri hanyalah instrumen untuk mencapai tujuan ini,” papar dia.

Putin menambahkan, “Ini dapat dilakukan dengan cara yang berbeda, dengan menarik kita ke dalam semacam konflik bersenjata dan, dengan bantuan sekutu mereka di Eropa, memaksa pengenalan sanksi keras yang mereka bicarakan sekarang di AS.”

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban, yang sering berdebat dengan para pemimpin Eropa Barat mengenai demokrasi di negaranya sendiri, mengatakan dia yakin setelah pembicaraannya dengan Putin bahwa ada ruang untuk kompromi.

“Saya yakin hari ini bahwa perbedaan posisi yang ada dapat dijembatani dan dimungkinkan untuk menandatangani perjanjian yang akan menjamin perdamaian, menjamin keamanan Rusia dan juga dapat diterima oleh negara-negara anggota NATO,” ungkap Orban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved