Putin Tuduh AS Coba Memancing Rusia ke Dalam Perang

Rabu, 02 Februari 2022 - 07:59 WIB
loading...
Putin Tuduh AS Coba...
Tank-tank amphibi MT-LB mengikuti latihan militer di Rostov, Rusia, 26 Januari 2022. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Barat sengaja menciptakan skenario yang dirancang untuk memancingnya ke dalam perang dan mengabaikan masalah keamanan Rusia atas Ukraina.

Dalam komentar publik langsung pertamanya tentang krisis Ukraina selama hampir enam pekan, Putin pada Selasa (1/2/2022) tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur dari tuntutan keamanan.

Barat menyebut tuntutan Rusia sebagai alasan yang tidak masuk akal dan kemungkinan alasan untuk melancarkan invasi ke Ukraina. Tuduhan itu dibantah Moskow.

Baca juga: Ukraina Kirim Daftar Permintaan Baru ke Barat, Coba Tebak Apa Saja Isinya

“Sudah jelas sekarang … bahwa kekhawatiran mendasar Rusia diabaikan,” ujar Putin pada konferensi pers dengan perdana menteri Hungaria yang sedang berkunjung.

Baca juga: Kepala Pertahanan Jelaskan Bagaimana Ukraina Bisa Dihancurkan

Hungaria adalah salah satu dari beberapa pemimpin NATO yang mencoba mendekati Putin ketika krisis semakin meningkat.

Baca juga: Mampukah Senjata NATO Lindungi Ukraina Jika Perang Pecah?

Putin menggambarkan skenario masa depan yang potensial di mana Ukraina diterima di NATO dan kemudian berusaha merebut kembali semenanjung Krimea, wilayah yang direbut Rusia pada 2014.

“Mari kita bayangkan Ukraina adalah anggota NATO dan memulai operasi militer ini. Apakah kita harus berperang dengan blok NATO? Apakah ada yang memikirkan hal itu? Ternyata tidak,” papar dia.

Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di perbatasan Ukraina dan negara-negara Barat khawatir Putin mungkin berencana menyerang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved